Lompat ke konten
Sabtu, 17 Oktober 2026
Breaking
NASIONALHUMANIORA

Mayoritas publik menolak perang, survei tiga lembaga ungkap sikap warga

Johanes Christiaan1 menit baca
Bagikan
IMG-20260402-WA0245

PRIORITAS, 4/4/2026 (Jakarta): Tiga lembaga survei nasional, Lembaga Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, dan Saiful Mujani Research and Consulting, merilis hasil riset gabungan terkait “Legitimasi Publik atas Perang Amerika-Israel dengan Iran”.

Survei yang berlangsung pada 12–31 Maret 2026 ini melibatkan 1.066 responden dengan margin of error sekitar 6 persen. Hasilnya menunjukkan mayoritas publik Indonesia menolak serangan Amerika-Israel terhadap Iran.

Direktur Utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi, menyebutkan sebanyak 83,1 persen responden menyatakan tidak setuju atau sangat tidak setuju terhadap serangan tersebut. Sementara yang setuju atau sangat setuju hanya 4,9 persen, 7,4 persen berada di posisi netral, dan 4,5 persen tidak menjawab.

Selain itu, 68,8 persen responden mengaku tidak ingin meyakinkan pihak lain bahwa Amerika berada di pihak yang benar dalam konflik tersebut. Hanya 13,7 persen yang menyatakan keinginan untuk meyakinkan, sementara sisanya bersikap netral atau tidak menjawab.

Dalam aspek partisipasi, sebanyak 74,4 persen responden juga menyatakan tidak bersedia menjadi relawan, termasuk dalam tim medis untuk membantu tentara Amerika-Israel. Adapun 13 persen menyatakan bersedia, sementara sebagian lainnya memilih netral atau tidak memberikan jawaban.

Hasil survei ini menegaskan kuatnya penolakan publik terhadap keterlibatan dan legitimasi serangan Amerika-Israel dalam konflik dengan Iran. (P-Deon Y. Wonggo)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami