PRIORITAS, 13/10/26 (Addis Ababa): Informasi terkini yang diperoleh Beritaprioritas.com, menyebutkan, sebuah penerbangan kargo 'Ethiopian Airlines' dari Addis Ababa ke Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, Israel, terpaksa kembali ke Ethiopia semalam setelah salah satu pilotnya diidentifikasi sebagai warga negara Indonesia.
Diketahui, Indonesia merupakan negara mayoritas Muslim yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.
Adapun pesawat itu, sebagaimana Israel National News (INN - www.israelnews.com) dan Anadolu Ajansi serta Jerusalem Post melansir, sudah dalam perjalanan menuju Israel ketika pihak berwenang menerima daftar awak pesawat, yang baru diserahkan setelah lepas landas.
Lantas, pemeriksaan mengungkapkan kewarganegaraan pilot, dan pesawat tersebut tidak diizinkan masuk ke Israel.
Sesudah terbang sekitar satu jam, masih di dalam wilayah udara Ethiopia, pesawat tersebut diperintahkan untuk berbalik dan mendarat di Addis Ababa.
Ganti pilot, baru diizinkan ke Israel
Kemudian maskapai tersebut diinstruksikan untuk mengganti pilot berkebangsaan Indonesia sebelum penerbangan dapat dilanjutkan ke Israel.
Sesudah pergantian awak, pesawat kargo tersebut lepas landas kembali dan kemudian mendarat di Israel.
Pihak Ethiopian Airlines mengatakan, insiden itu merupakan kesalahan dan bahwa mereka tidak mengetahui pilot tersebut tidak dapat berpartisipasi dalam penerbangan ke Israel.
Rencana teror terdeteksi
Adapun insiden itu terjadi sekitar dua minggu setelah dugaan rencana teror terungkap di dalam penerbangan Flydubai ke Israel, di mana seorang pilot asal Oman dilaporkan berencana menabrakkan pesawat di Bandara Ben Gurion. (P-*/man)








