PRIORITAS, 13/10/26 (Batam): Ancaman kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan dari luar daerah makin kritis mengepung Kota Batam, Kepulauan Riau. Menyikapi penurunan kualitas udara tersebut, Berita Prioritas Batam menunjukkan aksi kepedulian sosial dengan membagikan 8 pak masker kepada masyarakat, Senin (12/10/2026) sore.
Aksi sosial yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB ini dipusatkan di dua titik strategis, yakni kawasan Lampu Merah Simpang Franky, Batam Center, dan Alun-Alun Engku Putri, Kota Batam.
Pembagian masker ini disambut antusias oleh masyarakat Kota Batam yang kian menyadari pentingnya menjaga kesehatan. Pasalnya, kabut asap tebal masih membayangi aktivitas warga sehari-hari.
Reporter Beritaprioritasbatam.com, Sebastian Kelana, melaporkan bahwa aksi pembagian masker ini berfokus langsung pada perlindungan kesehatan warga.
"Pembagian masker ini merupakan kegiatan utama untuk mengedukasi sekaligus mengajak masyarakat Kota Batam agar tetap menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi udara yang masih memburuk," ujar Sebastian Kelana saat melaporkan langsung dari lokasi.Berdasarkan data pemantauan kualitas udara secara real-time pada Senin (12/10/2026), Indeks Kualitas Udara (AQI) di Kota Batam sempat melonjak tajam hingga menyentuh angka 172 dengan status kategori Tidak Sehat. Konsentrasi partikel berbahaya PM2,5tercatat menyentuh angka 97 mug/m3, PM10 berada di level 105 mug/m3, serta Karbon Monoksida (CO) mencapai 859 ppb.
Kondisi buruknya kualitas udara ini disampaikan langsung oleh Forecaster BMKG Batam, Rayi Anggraeni. Ia menjelaskan bahwa tren penurunan kualitas udara tersebut masih berlanjut hingga Selasa (13/10/2026) pagi.
"Data pemantauan menunjukan pada pukul 00.00 WIB dini hari dengan kategori Sangat Tidak Sehat. Hingga pukul 09.00 WIB, konsentrasi masih berada di level 92,2 yang masuk dalam kategori Tidak Sehat," ungkap Rayi Anggraeni.
Melihat paparan polusi udara dan kabut asap tebal yang belum mereda, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta tetap mengandalkan pelindung diri seperti masker guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan. (P-Boly)








