Lompat ke konten
Selasa, 13 Oktober 2026
Breaking
HEADLINE NEWSHUKRIMHukumKriminalitas

Geger! TNI AL amankan ribuan liquid vape terindikasi kokain senilai Rp34,9 miliar

Herling Tumbel3 menit baca
Bagikan
Geger! TNI AL amankan ribuan liquid vape terindikasi kokain senilai Rp34,9 miliar
Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia (kedua dari kanan) memperlihatkan ...barang bukti liquid vape yang diduga mengandung kokain dalam Konferensi Pers di Bandarlampung, Senin (12/10/26). (Courtesy: Antara)

PRIORITAS, 13/10/26 (Bandar Lampung): Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III berhasil menggagalkan penyelundupan komoditas ilegal dalam jumlah besar. TNI AL mengamankan sebanyak 4.364 cartridge liquid vape yang terindikasi kuat mengandung narkotika jenis kokain.

Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, mengungkapkan bahwa temuan ini terungkap setelah pihaknya melakukan pengujian bersama instansi terkait.

"Setelah kami lakukan pengecekan barang bukti bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Lampung serta BNNP Lampung menggunakan alat narco test, menunjukkan adanya indikasi kandungan kokain di dalam liquid vape tersebut," ujar Uki Prasetia di Bandarlampung, Senin (12/10/26), dilansir dari Antara Selasa (13/10/26).

Nilai fantastis dan modus kamuflase baru

Jika hasil uji laboratorium lanjutan secara resmi terkonfirmasi positif kokain, nilai ekonomis dari barang haram ini sangat fantastis. Dengan estimasi harga pasar sekitar Rp8 juta per bungkus, total nilai dari 4.364 cartridge tersebut diperkirakan mencapai Rp34,91 miliar.

TNI AL kini tengah memperdalam penyelidikan untuk membongkar jaringan di balik penyelundupan ini. Uki menyebut ada pergeseran modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku.

Jalur Pengiriman: Mengalihkan rute dari yang biasanya mengandalkan jalur laut, kini memanfaatkan jalur darat.

Modus Kamuflase: Menggunakan bus penumpang dengan menyamarkan paket narkoba sebagai barang bawaan makanan.

"Kami akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap modus pengiriman serta pihak-pihak yang terlibat," tegasnya.

Ancaman narkotika jenis baru dan zat etomidate

Di sisi lain, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung turut menyoroti maraknya ancaman narkotika jenis baru yang sengaja dicampur ke dalam cairan rokok elektrik.

Kabid Berantas BNNP Lampung, Kombes Pol Edi Mul Supriyanto, menjelaskan bahwa pihaknya kini memperketat pengawasan terhadap peredaran vape yang diduga mengandung etomidate serta heroin.

Berdasarkan data pengujian BNN pada tahun sebelumnya terhadap sekitar 300 sampel cairan rokok elektrik, ditemukan sekitar 10 hingga 15 sampel positif mengandung etomidate atau heroin.

Mengapa liquid vape narkoba sulit dikenali?

Kombes Pol Edi Mul Supriyanto memperingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa penyalahgunaan zat berbahaya melalui liquid vape ini sangat cair dan terselubung karena beberapa alasan.

Aroma dan rasa yang menipu. Berbeda dengan ganja atau narkoba konvensional yang memiliki bau khas, liquid vape ini disamarkan dengan aroma buah (fruity) atau perasa makanan lainnya.

Sulit dideteksi kasat mata. Kemasan dibuat sedemikian rupa sehingga tampak seperti produk vape legal pada umumnya.

Target generasi muda. Produk ini menyasar pengguna rokok elektrik yang tidak menyadari bahwa mereka sedang mengonsumsi zat adiktif berbahaya.

"Pengawasan terhadap peredaran vape yang diduga mengandung narkotika dinilai sangat penting sebagai langkah pencegahan. Perkembangan modus ini membutuhkan kewaspadaan bersama, penguatan pengawasan aparat, dan edukasi masif kepada masyarakat," ujar Edi. (P-Ant/ht)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami