PRIORITAS, 16/10/2026 (Manado): Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara, menjajaki penguatan kerja sama Australia di bidang pendidikan tinggi, penelitian kelautan, dan pertukaran mahasiswa bersama delegasi Konsulat Jenderal Australia dan Australia Indonesia Institute (AII).
Penjajakan tersebut berlangsung dalam kunjungan kehormatan delegasi Australia di Kantor Pusat Unsrat, Kamis (15/10/2026). Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk membahas peluang kolaborasi strategis yang dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan riset.
Delegasi Konsulat Jenderal Australia yang hadir terdiri atas Konsul Jenderal Australia Sanchi Davis, Konsul Isaac Bennett, serta Research and Executive Assistant Cindy Rachmaningrum.
Sementara itu, Australia Indonesia Institute diwakili oleh Chair of the Board Lidya Marie Santoso, anggota dewan Robert Law Nathan, Armina Rosenberg, Elena Kate Williams, dan Robert Mark Gaspar, serta sekretariat Karen Maric.
Kedatangan delegasi tersebut diterima oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Arthur Gehart Pinaria dan Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Steenie Edward Wallah.
Riset Kelautan dan Pertukaran Mahasiswa Menjadi Fokus
Pertemuan diawali dengan diskusi interaktif mengenai peluang serta rencana implementasi program kerja sama strategis dalam waktu dekat. Pembahasan diarahkan pada pengembangan pendidikan tinggi, riset kelautan, program pertukaran mahasiswa, dan peningkatan mutu akademik berstandar internasional.
Wakil Rektor I Arthur Gehart Pinaria, yang mewakili Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa, menyampaikan apresiasi atas inisiatif delegasi Australia untuk menjajaki kemitraan yang lebih luas dengan perguruan tinggi tersebut.
Menurut dia, Unsrat berkomitmen memperluas jejaring internasional serta membuka kesempatan kolaborasi bagi seluruh sivitas akademika.
βKunjungan ini merupakan langkah positif dalam mewujudkan kerja sama yang nyata dan berdampak bagi kedua pihak,β ujar Pinaria, mengutip pernyataan Plt. Rektor Unsrat.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperluas hubungan antarlembaga, tetapi juga membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan hasil penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan akademik.
Konsulat Australia Apresiasi Potensi Akademik Unsrat
Delegasi Konsulat Jenderal Australia dan Australia Indonesia Institute menyambut baik keterbukaan Unsrat dalam menjajaki kemitraan. Pihak Australia juga memberikan apresiasi terhadap capaian serta potensi akademik yang dimiliki universitas tersebut.
Dialog yang berlangsung dalam suasana hangat itu ditutup dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Meski masih berada pada tahap penjajakan, pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi bentuk kerja sama yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Bagi Unsrat, penguatan kemitraan internasional merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kesempatan bagi mahasiswa dan dosen, serta memperkuat kontribusi penelitian terhadap kebutuhan masyarakat.
Peluang Memperkuat Jejaring Pendidikan Indonesia-Australia
Kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Australia memiliki ruang pengembangan yang luas, termasuk melalui pertukaran mahasiswa dan tenaga akademik, penelitian bersama, serta pengembangan program akademik lintas negara.
Melalui penjajakan ini, Unsrat diharapkan dapat memperluas akses sivitas akademika terhadap jaringan pendidikan dan penelitian internasional.
Kolaborasi riset kelautan juga relevan bagi Sulawesi Utara yang memiliki wilayah pesisir dan sumber daya laut yang penting bagi kehidupan masyarakat serta perekonomian daerah.
Ke depan, tindak lanjut berupa penyusunan program konkret dan kesepakatan antarlembaga akan menjadi bagian penting untuk memastikan peluang kerja sama tersebut menghasilkan manfaat nyata bagi kedua pihak. (P-*/sm)








