PRIORITAS, 16/10/2026 (Manado): Partai Golkar Sulut mulai memperkuat konsolidasi organisasi di 15 kabupaten/kota untuk menyatukan langkah kader dan memantapkan kerja politik di daerah. Langkah tersebut menjadi salah satu prioritas kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Michaela Elsiana Paruntu.
Upaya konsolidasi itu mengemuka dalam rapat pleno perdana DPD I Partai Golkar Sulut. Forum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antarpengurus, menyamakan visi, serta memastikan seluruh jajaran partai bergerak dengan arah dan tujuan yang sama.
Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulut, Aditya Anugerah Moha, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi tidak hanya berkaitan dengan penataan struktur kepengurusan, tetapi juga menyangkut soliditas dan komitmen seluruh kader dalam menjalankan agenda partai.
βBagi kami, konsolidasi bukan sekadar menyatukan struktur organisasi, tetapi juga menyatukan visi, memperkuat kebersamaan, dan membangun komitmen,β kata Aditya.
Michaela Paruntu Prioritaskan Soliditas Kader
Menurut Aditya, kekuatan organisasi harus dibangun melalui kebersamaan dan koordinasi yang baik di setiap tingkatan kepengurusan. Dengan demikian, keputusan yang dihasilkan dalam forum partai dapat diterjemahkan menjadi program dan kerja nyata di daerah.
Di bawah kepemimpinan Michaela Elsiana Paruntu atau MEP, Golkar Sulut diharapkan mampu menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat.
Aditya menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan MEP dapat menjadi penggerak bagi seluruh kader untuk bekerja bersama dalam menghadapi berbagai agenda organisasi ke depan.
βDi bawah kepemimpinan Ibu Michaela Elsiana Paruntu, saya percaya bahwa soliditas seluruh kader menjadi modal penting untuk melanjutkan kerja-kerja organisasi, menjaga kesinambungan perjuangan, serta memperkuat kehadiran Partai Golkar di tengah masyarakat,β ujarnya.
Konsolidasi 15 Kabupaten/Kota Jadi Pekerjaan Penting
Percepatan konsolidasi di 15 kabupaten/kota menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran Golkar Sulut. Koordinasi antara pengurus tingkat provinsi dan daerah dinilai penting agar seluruh struktur partai dapat menjalankan agenda organisasi secara terarah.
Melalui konsolidasi tersebut, Golkar Sulut berupaya membangun kesamaan langkah di antara para kader. Komunikasi yang intensif dan pembagian tanggung jawab yang jelas diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program partai hingga tingkat daerah.
Aditya menegaskan bahwa keberhasilan konsolidasi sangat bergantung pada kemampuan seluruh kader menjaga persatuan dan mengedepankan kepentingan organisasi.
βMomentum rapat pleno perdana ini harus kita jadikan langkah bersama untuk memperkuat koordinasi, mempercepat konsolidasi di 15 kabupaten/kota, dan memastikan seluruh jajaran bergerak dalam satu semangat dan satu tujuan,β katanya.
Golkar Sulut Dituntut Wujudkan Kerja Nyata
Rapat pleno perdana tersebut menjadi titik awal bagi kepengurusan Golkar Sulut untuk memperkuat komunikasi internal dan menyusun langkah organisasi yang lebih terarah.
Soliditas kader diharapkan tidak hanya terbangun dalam forum rapat, tetapi juga tercermin melalui kegiatan politik dan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dengan konsolidasi yang lebih terstruktur, Golkar Sulut diharapkan mampu memperkuat koordinasi di seluruh wilayah serta menjaga kesinambungan perjuangan partai.
Menutup pernyataannya, Aditya mengajak seluruh kader untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan demi kemajuan Partai Golkar di Sulawesi Utara.
βMari kita jaga persatuan, rawat kebersamaan, dan perkuat soliditas demi kemajuan Partai Golkar di Sulawesi Utara,β pungkasnya, melansir Totabuan News. (P-*/sm)








