GMNI Manado membagikan masker pada warga yang ada di Pasar Bersehati Manado.
PRIORITAS, 17/19/26 (Manado): Akibat kualitas udara di kota Manado tidak begitu sehat atau semakin memburuk.
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Manado memilih turun langsung menemui masyarakat dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat.
Sebanyak 2.000 masker gratis dibagikan kepada warga di Pasar Bersehati sebagai upaya membantu masyarakat melindungi diri dari paparan udara yang tercemar.
Paparan asap Karhutla
Aksi tersebut dilakukan menyusul kondisi kualitas udara yang dinilai semakin memburuk. Paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Papua dan Kalimantan disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut, selain kebakaran di kawasan Gunung Lokon.
Pasar Bersehati menjadi lokasi aksi karena kawasan ini merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi yang setiap hari dipadati pedagang, pekerja, dan masyarakat yang melakukan aktivitas jual beli.
Kualitas udara bukan masalah biasa
Ketua DPC GMNI Manado Michelle Jacob, menegaskan persoalan kualitas udara tidak bisa dipandang sebagai masalah biasa. Dampaknya, dikutip ManadoPost.id berpotensi dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang harus menghabiskan sebagian besar waktu untuk bekerja di luar ruangan. (P-*/wr).








