
di Jakarta bakal hadir fasilitas air siap minum di sepanjang jalan protokol Thamrin-Sudirman, seperti di kota-kota besar di dunia. Para pejalan kaki yang memanfaatkan Car Free Day pun cukup menyediakan botol atau tumbler untuk mendapatkan air minum dari dispenser yang disediakan PAM Jaya. (Courtesy: Tempo.co)PRIORITAS, 27/4/26 (Jakarta): Kota Jakarta bakal kian kinclong dengan hadirnya air siap minum di sepanjang jalan protokol Sudirman-Thamrin. Kehadiran fasilitas umum ini menjadikan Jakarta sejajar dengan kota-kota besar di dunia seperti di Inggris, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Swiss, dan Australia.

Hanya saja bedanya, jika di luar negeri air bisa diminum langsung dari kran yang disediakan di tempat umum, di Jakarta air siap minum tersebut harus ditampung di botol atau tumbler.
Fasilitas tersebut disedaiakan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Jaya atau PAM Jaya. “Ada program PAM, dari Sudirman- Thamrin, kami akan buat seperti loket dispenser. Masyarakat bawa botol atau tumbler saja,” kata Ketua Dewan Pengawas PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi.
Hal itu disampaikan dalam siniar (podcast) bertema “Harmoni Produktivitas dan Pelayanan Publik BUMD di DKI Jakarta: PAM Jaya” di Jakarta, Senin (27/4/26).

Namun Prasetyo menerangkan, program tersebut masih dalam perencanaan dan akan dijalankan setelah layanan air perpipaan PAM Jaya telah mencapai target 100 persen.
“Setelah tersambung 100 persen (layanan air perpipaan), kami buat terobosan akan membuat satu kemasan produk air yang tidak pakai plastik. Nanti di semua sudut di Jakarta,” ujarnya, seperti dilansir dari Antara.
Dijelaskan, untuk saat ini PAM Jaya telah menghadirkan inovasi pemurni air (water purifier) yang dinilai menjadi solusi strategis dalam menghadirkan air minum aman, efisien, dan ramah lingkungan sehingga dapat meminimalkan limbah plastik.
Berdasarkan data Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) pada April ini implementasi pemasangan pemurni air untuk fasilitas umum, sudah mencapai 601 unit, atau bertambah 80 unit selama periode Januari-Maret 2026. Salah satu lokasi dengan fasilitas ini yakni Balai Kota Jakarta.
Ditambahkan, per Maret 2026 layanan air bersih perpipaan PAM Jaya sudah 81,45 persen atau kurang sekitar 18 persen untuk mencapai target 100 persen pada tahun 2029.
Angka tersebut meningkat signifikan sebesar 13,82 persen jika dibandingkan dengan triwulan I tahun 2025 yang sebesar 71,59 persen.
Diketahui, peningkatan juga terjadi pada jumlah sambungan, yang hingga triwulan 1-2026 mencapai 1.223.759, atau meningkat sebanyak 241.537 sambungan dibandingkan dengan triwulan I-2025 yang hanya 982.222 sambungan.
Sementara itu, total panjang pipa air PAM hingga triwulan I-2026 mencapai 12.839.307 kilometer (km), atau bertambah 4.096 km dibandingkan dengan akhir Desember 2025. (P-*/hdt)

