
Youbert Kumontoy (tengah), Annie Kairupan (kedua dari kiri) telah hadir dengan para Tokoh Rembokan Amerika Serikat untuk membangun dan memperkuat kerukunan bersama warga Rembokan perantauan lainnya, dengan menggelar sejumlah aktivitas di tanah leluhurnya, Remboken, Minahasa, Sulawesi Utara. (Ist)
PRIORITAS, 24/9/26 (Manado): Para Tokoh Remboken dari berbagai negara termasuk Amerika Serikat (AS), Eropa dan sejumlah daerah di Indonesia bakal tumpah ruah di tanah leluhurnya, kecamatan Remboken, kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), 27 hinngga 29 September 2026.

Tou Remboken Sedunia ini bakal memarakkan hajatan besar, di antaranya pembangunan monumen Pahlawan Nasional, Pierre Tendean.
“Selain itu, ada kegiatan penghijauan dan anjang sana ke berbagai panti asuhan, serta menikmati sejumlah destinasi wisata andalan,” ungkap Ketua Panitia Remboken Pulang Kampung (Pulkam) dari AS, Youbert Kumontoy (California) bersama tokoh senior Annie Kairupan (Seattle).
Sementara itu, beberapa tokoh asal Remboken dari Nusantara dipastikan akan menghadiri rangkaian Remboken Pulang Kampung tersebut, di antaranya Glenny Kairupan, Yulius Selvanus, J Victor Mailangkay dan Vicky Lumentut.

Rangkaian kegiatan
Warga Remboken perantauan yang bermukim di AS telah berdatangan di Kota Manado, Sulut sejak pekan silam. Mereka akan bergabung dengan warga dan tokoh asal Remboken dari Jakarta, Kalimantan, Eropa serta sejumlah daerah lainnya.
Dilaporkan, Remboken Pulang Kampung tidak hanya menjadi momentum berkumpul bersama keluarga dan sesama warga perantauan, tapi juga menggelar sejumlah kegiatan sosial, lingkungan hidup dan penghormatan terhadap sejarah, dimana telah disiapkan rangkaian kegiaran selama tiga hari kegiatan di Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa tersebut.
Adapun rangkaian kegiatan dimulai 27 September dengan kunjungan bakti sosial ke empat panti asuhan dan panti werdha di Kecamatan Remboken. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon dan tanaman buah di lingkungan rumah warga, sekolah serta kawasan perkebunan.
Sebagaimana MANADOTRIBUNE.COM melansir, kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian warga Remboken terhadap kelestarian lingkungan, termasuk upaya menjaga kondisi kawasan Danau Tondano dan daerah sekitarnya.
Momentum pulang kampung pun tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan kembali ke tanah leluhur, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Salah satu agenda penting dalam Remboken Pulang Kampung ialah peresmian Patung Pierre Tendean, putra Remboken yang dikenal sebagai salah satu pahlawan nasional Indonesia. Peresmian patung tersebut direncanakan dihadiri Letjen TNI (Purn) Glenny Kairupan, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Johanes Victor Mailangkay dan Vicky Lumentut.
“Intinya, semua kegiatan ini untuk mempererat dab memperkuat tali persaudaraan antara warga perantauan dengan saudara-saudara di tanah leluhur, menjaga kelestarian lingkungan fisik dan budaya, juga semakin mempertegas komitmen perjuangan warga Remboken dari masa ke masa bagi tangguhnya persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI,” tegas Youbert Kumontoy dan Annie Kairupan yang juga fungsionaris Gerakan Oerjuangan Merah Putih 14 Februari 1946 (GPPMP) Perwakilan USA. (P-*/ted/wr)

