Berlin Jerman gelap gulita akibat pasokan listrik putus

Jeffry Wuisan
Senin, 5 Januari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 5/1/26 (Berlin): Sekitar 45.000 rumah di Berlin, Jerman,  mengalami pemadaman listrik akibat ekstremis sayap kiri menyerang saluran listrik tegangan tinggi.


Menurut pihak berwenang setempat seperti dikutip Beritaprioritas.com dari Sky News, hari Senin (5/1/2026), serangan ekstrimis itu menyebabkan sejumlah bangunan rusak akibat kebakaran di jembatan kabel di atas Kanal Teltow, dekat pembangkit listrik Lichterfelde.

Pemerintah Jerman terpaksa membuka pusat-pusat komunitas bagi warga, untuk berlindung selama suhu yang sangat dingin dan mengubah aula olahraga menjadi akomodasi darurat, akibat ketiadaan aliran listrik bagi pemanas ruangan.

Stromnetz Berlin, yang mengoperasikan jaringan listrik lokal, mengatakan lebih dari 45.000 rumah tangga dan 2.200 bisnis awalnya tanpa listrik di distrik Nikolassee, Zehlendorf, Wannsee, dan Lichterfelde, yang terletak di barat daya ibu kota.


Pasokan listrik diperkirakan baru akan pulih sepenuhnya pada hari Kamis, di saat Berlin mengalami suhu siang hari di bawah nol derajat Celsius.

Insiden tersebut sedang diselidiki sebagai kemungkinan tindakan pembakaran.

Pihak berwenang membandingkannya dengan pemadaman listrik serupa September lalu di Berlin tenggara, ketika aktivis radikal mengatakan mereka berada di balik serangan tersebut.

“Para pelaku jelas merupakan ekstremis sayap kiri,” kata walikota Berlin, Kai Wegner, kepada sebuah kantor berita Jerman.

Para pelajar di sekolah-sekolah Berlin dievakuasi karena anak-anak mengalami kesulitan bernapas di tengah gas iritan.

“Tidak dapat diterima bahwa sekali lagi ekstremis sayap kiri telah menyerang jaringan listrik kita dan dengan demikian membahayakan nyawa manusia,” kata Wegner.

Senator kota untuk urusan ekonomi, Franziska Giffey, mengatakan pemadaman listrik ikut memengaruhi layanan pemanas dan internet.

“Pemadaman tersebut menimpa puluhan ribu rumah tangga dan bisnis, termasuk fasilitas perawatan, rumah sakit, berbagai lembaga sosial, dan perusahaan”, katanya.

Stromnetz Berlin mengeluarkan pembaruan pada hari Minggu yang menyatakan sekitar 35.000 rumah tangga dan 1.900 pelanggan bisnis di distrik Nikolassee, Zehlendorf, dan Wannsee masih tanpa aliran listrik.(P-Jeffry W)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan