Bertemu Prabowo, Presiden Lukashenko tawarkan perluasan kerja sama Indonesia-Belarus

Johanes Christiaan
Sabtu, 4 Juli 2026
NEWS 0 258
2 menit membaca

PRIORITAS, 4/7/2026 (Jakarta):Belarus menunjukkan keseriusannya mempererat hubungan dengan Indonesia. Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko menegaskan komitmen negaranya untuk memperluas kerja sama strategis dengan Indonesia di berbagai sektor penting, termasuk ketahanan pangan, industri, perdagangan, kesehatan, serta mempererat hubungan antarmasyarakat demi menghadirkan kemitraan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Lukashenko dalam pernyataan pers bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menurut Lukashenko, sektor ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas kerja sama kedua negara. Belarus siap mendukung Indonesia dalam memperkuat kemandirian pangan melalui penyediaan pupuk, alat pertanian, serta teknologi pertanian modern.

“Untuk memberikan kebutuhan pangan, kami siap menyalurkan pupuk lebih besar lagi, alat-alat pertanian, teknik-teknik pertanian, dan sebagainya,” ujar Lukashenko.

Selain bidang pangan, Belarus juga menawarkan perluasan kolaborasi di sektor industri melalui pengembangan industri alat berat dan otomotif. Negara tersebut juga siap meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Indonesia melalui pelatihan tenaga teknis, baik di Indonesia maupun di fasilitas industri yang dimiliki Belarus.

“Kami siap mengajarkan orang-orang Indonesia, tidak hanya di sini, tetapi juga di pabrik kami di Belarus. Kami juga siap membantu Indonesia di berbagai bidang yang dibutuhkan,” katanya.

Di sektor perdagangan, Belarus menyatakan kesiapan meningkatkan ekspor berbagai komoditas, termasuk produk susu dan daging. Lukashenko juga membuka peluang pembentukan perusahaan patungan (joint venture), lokalisasi industri di Indonesia, serta kerja sama di bidang kesehatan dan layanan medis.

“Kami siap membuka berbagai proyek kerja sama, membangun perusahaan bersama, dan melokalisasi pabrik di Indonesia. Negara kami juga siap memberikan dukungan di bidang kesehatan dan pendidikan tenaga medis bagi masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Presiden Lukashenko turut menyambut baik rencana pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belarus. Menurutnya, kehadiran perwakilan diplomatik, pembukaan penerbangan langsung, serta kemudahan fasilitas bebas visa akan semakin mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan kedua negara.

“Kami memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap peningkatan kunjungan wisata. Kami menyambut baik pembukaan Kedutaan Besar Indonesia di Belarus, dan kebijakan bebas visa akan semakin mempermudah kunjungan warga Belarus ke Indonesia sebagaimana yang telah kami berikan kepada warga Indonesia,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Lukashenko menegaskan Belarus akan terus membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan dengan Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas komitmennya dalam memperkuat hubungan bilateral yang dilandasi semangat persahabatan dan saling percaya.

“Hal ini menjadi mungkin berkat energi dan dukungan kuat Bapak Presiden Prabowo terhadap kerja sama Belarus dengan Indonesia. Kami sangat berterima kasih karena persahabatan kedua negara terus terjalin dengan baik,” pungkasnya. (P-*/bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025