Rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulut, pada hari kedua, Rabu (11/3/26) berlangsung penuh rasa kekeluargaan di rumah jabatan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Berdiri di mimbar Gubernur Sulut Yulius Selvanus sedang memberikan sambutan. (Sumber: Diskominfosantik Sulut)PRIORITAS, 11/3/26 (Boltim, Sulut): Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus didampingi Ketua TP PKK Sulut Anik Yulius Selvanus melanjutkan agenda Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulut, Rabu (11/3/26), di Bolaang Mongondow Raya dengan mengunjungi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Kehadiran Gubernur Sulut dan jajaran pemerintah provinsi disambut Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Boltim Argo V Sumaiku serta masyarakat.
Giat ini, dirangkaikan dengan pelaksanaan program gerakan pangan murah bagi masyarakat dan buka puasa bersama.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus mengatakan, pada tahun lalu ia belum sempat menghadiri Safari Ramadan di Boltim karena mendapat penugasan mendadak ke Jakarta. “Tahun lalu saya tidak sempat hadir di Boltim karena ada tugas mendadak di Jakarta, tahun ini saya bersyukur bisa datang dan bertemu langsung dengan masyarakat,” tutur Gubernur.
WPR sudah disiapkan
Pada kesempatan itu, Purnawirawan Jenderal Bintang Dua ini juga memaparkan potensi ekonomi yang dimiliki Boltim, khususnya di sektor pertambangan rakyat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dengan luas sekitar 2.500 hektare yang terbagi dalam 25 blok.
Menurutnya, kawasan tersebut nantinya dapat dikelola oleh koperasi masyarakat sehingga manfaat ekonominya bisa langsung dirasakan oleh warga setempat. “Jika 25 blok WPR ini dikelola oleh 25 koperasi, maka peluang masyarakat Boltim untuk meningkatkan kesejahteraan akan semakin besar,” paparnya.
Dia menyebut, proses pengaturan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) nantinya akan melibatkan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) di tingkat kabupaten. Skema tersebut diharapkan mampu memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain membahas potensi ekonomi, gubernur menyoroti kondisi fasilitas pemerintahan di Boltim yang masih membutuhkan perhatian. Salah satunya belum tersedianya rumah dinas bagi Wakil Bupati.
Dijelaskannya, Pemprov Sulut, berkomitmen membantu melalui pembayaran kewajiban dana bagi hasil kepada Pemekab Boltim.
“Hutang bagi hasil kepada Pemkab Boltim sebesar Rp11 miliar akan segera disalurkan,” kata gubernur. Ia berharap, dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembangunan rumah dinas wakil bupati.
Diterangkan, peningkatan PAD daerah akan berdampak langsung pada kemampuan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur. “Kalau PAD meningkat, berbagai keluhan masyarakat, terutama soal infrastruktur, akan lebih mudah ditangani,” kata Gubernur.
Pada akhir sambutannya, ia menyampaikan doa dan harapan kepada umat Muslim di Boltim agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar hingga akhir Ramadan. Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara oleh Ketua Tim Penggerak PKK Sulut, Ani kepada masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Boltim.
Rangkaian Safari Ramadhan itu diakhiri dengan buka puasa bersama yang berlangsung di rumah jabatan Bupati Boltim. (P-*r/dl)