Penamatan SMAN 8 Manado sederhana, penuh sukacita sesuai edaran Disdikda Sulut

Sem Muhaling
Rabu, 6 Mei 2026
3 menit membaca

Acara penamatan siswa SMA Negeri 8 Manado berlangsung sederhana namun penuh sukacita, sesuai dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Sulawesi Utara terkait pelaksanaan penamatan dan kelulusan di satuan pendidikan.


Disdikda Sulut tekankan penamatan sebagai agenda resmi  

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Jefri Umboh, menegaskan bahwa kegiatan penamatan merupakan agenda resmi Pemerintah Provinsi Sulut yang telah diatur melalui surat edaran dan wajib dilaksanakan oleh setiap sekolah.
“Terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 8 Manado yang telah merealisasikan isi edaran tentang penamatan/kelulusan siswa seperti sekarang ini,” ujarnya saat memberikan sambutan di aula sekolah, Selasa (5/5/2026).
Ia menekankan bahwa kesederhanaan dalam pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan program nasional efisiensi di dunia pendidikan. Meski sederhana, semangat dan kebahagiaan siswa tetap menjadi hal utama. “Sederhana tapi tidak boleh mengurangi semangat dan kebahagiaan kita,” tegasnya.

Kelulusan jadi awal perjalanan baru siswa

Menurut Jefri Umboh, kelulusan bukan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal memasuki kehidupan yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Dinamika masyarakat jauh lebih maju, lebih rumit, dan menantang. Bekal dari SMA Negeri 8 Manado menjadi modal penting menghadapi dunia modern,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa jumlah peserta ujian SMA di Sulawesi Utara tahun ini mencapai 20.126 siswa, dan SMA Negeri 8 Manado dinilai berhasil menyelenggarakan pendidikan dengan capaian yang baik.

Baca juga: 19 Siswa SMKN 2 Bitung gagal lulus, PKL dan pernikahan dini jadi alarm keras

Kepala sekolah: Lulusan masuki dunia yang lebih luas

Kepala SMA Negeri 8 Manado, Mediatrix Maryani Ngantung, menyampaikan rasa bangga dan haru atas berakhirnya masa belajar siswa kelas 12.
“Tidak terasa hari ini akhirnya tiba, adik-adik mengakhiri masa belajar selama tiga tahun di SMA Negeri 8 Manado,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh proses belajar telah dilalui bersama dan menjadi kenangan berharga bagi para siswa. 


Pesan moral: Jaga nama baik almamater

Menurutnya, para lulusan akan melanjutkan perjalanan ke jenjang yang lebih luas, baik perguruan tinggi maupun dunia kerja.
“Ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi di Sulut, ada juga yang keluar daerah, bahkan langsung ke dunia kerja. Itu adalah masa depan kalian,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga nama baik sekolah dan memberikan yang terbaik di mana pun berada.
“Bawalah nama baik almamater dan berikan yang terbaik di mana pun berada,” katanya.

351 Siswa dinyatakan lulus

Diketahui, sebanyak 357 siswa kelas 12 SMA Negeri 8 Manado tahun ajaran 2025/2026 telah menyelesaikan pendidikan. Dari jumlah tersebut, 351 siswa dinyatakan lulus, sementara 6 siswa masih ditangguhkan kelulusannya karena harus menyelesaikan tagihan ujian esai.

Penamatan digelar sederhana namun penuh makna

Acara penamatan dilaksanakan sesuai edaran Disdikda Sulut dengan konsep sederhana, namun tetap berlangsung hangat dan penuh sukacita.
Usai sambutan dari pihak Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan komite sekolah, acara dilanjutkan dengan penyerahan ijazah kepada para lulusan yang disaksikan guru, wali kelas, dan staf sekolah.(P-*r/sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan