(FILES) In this file photo taken on October 4, 2019 US President Donald Trump speaks to the press as he departs the White House in Washington, DC, for his annual visit to Walter Reed National Military Medical Center. – A US federal judge in New York on October 7,2019 dismissed President Donald Trump’s efforts to block access to years of his personal and corporate tax returns, saying sitting presidents are not immune from criminal investigations.In a 75-page ruling, Judge Victor Marrero rejected Trump’s argument, saying such vast immunity would “operate to frustrate the administration of justice” by putting the president’s personal and professional affairs off-limits. (Photo by Andrew CABALLERO-REYNOLDS / AFP)Jakarta, 1/3/20 (SOLUSSInews.com) – Penyebaran virus corona telah merambah hingga ke Amerika Serikat. Kematian pertama di negeri Paman Sam itu akibat corona ialah seorang pria berusia 50 tahunan.
Demikian diungkapkan pejabat kesehatan Negara Bagian Washington, Sabtu waktu setempat atau Minggu dini hari WIB (1/3/20).
Menyikapi hal itu, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akan membahas vaksin corona pada Senin dengan bos farmasi di negara itu.
Trump mengatakan, kasus akibat corona di AS ke depan kemungkinan bertambah setelah kematin pertama akibat virus ini di Washington.
Hal itu diungkapkan Trump pada konferensi pers di Gedung Putih, Sabtu (29/2/2020). Presiden selama berhari-hari telah membicarakan risiko virus corona di tengah aksi jual saham di bursa AS dan meningkatnya kasus ini di level global.
Minimalkan resiko
Trump meminta agar meminimalkan risiko, jika seseorang telah tertular virus. “Jika Anda melalui proses dan tahaapnnya, Anda mungkin akan baik-baik saja.”
Trump juga mengatakan akan bertemu dengan para eksekutif farmasi di Gedung Putih pada Senin (2/3/2020) guna membahas kemajuan vaksin corona.
Sementara Wakil Presiden AS Mike Pence mengeluarkan peringatan agar tidak bepergian ke Italia -pusat penyebaran di Eropa – Korea Selatan. Dia juga mengatakan orang tidak perlu membeli masker bedah untuk perlindungan.
Italia mengatakan pada Sabtu bahwa kasus corona di negaranya meningkat menjadi lebih dari 1.000. Sementara Korea Selatan telah melaporkan lebih dari 3.000 kasus. Demikian Bloomberg memberitakan(S-BS/jr)