Lompat ke konten
Minggu, 11 Oktober 2026
Breaking
KESRALIFESTYLEGaya HidupKesehatan

Risiko yang bisa muncul akibat melewatkan minur air pagi hari

Armin Mandika2 menit baca
Bagikan
Risiko yang bisa muncul akibat melewatkan minur air pagi hari
Ilustrasi minum segelas air putih.(Antara)

PRIORITAS, 11/10/26 (Jakarta): Jika melewatkan waktu minum pada pagi hari, dapat meningkatkan risiko dehidrasi, mengganggu konsentrasi, hingga memicu sakit kepala.

Sebagaimana publikasi Health pada Sabtu (10/10/26), berikut sejumlah dampak yang dapat terjadi ketika tubuh kekurangan cairan pada pagi hari.

1. Dehidrasi

Saat tidur, tubuh kehilangan sekitar 400 hingga 700 mililiter air melalui pernapasan dan keringat. Karena itu, seseorang dapat terbangun dalam kondisi sedikit dehidrasi.

2. Lebih penuhi kebutuhan cairan

Aktifitas minum air pada pagi hari membantu memenuhi kebutuhan hidrasi harian. Orang yang minum air segera setelah bangun tidur juga cenderung mengonsumsi lebih banyak air sepanjang hari dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.

3. Konsentrasi menurun

Adapun dehidrasi dapat memengaruhi memori jangka pendek, konsentrasi, dan suasana hati. Bahkan, kehilangan 1 hingga 2 persen cairan tubuh dapat mengganggu kinerja kognitif.

4. Performa olahraga terganggu

Jika kekurangan cairan dapat meningkatkan kelelahan dan menurunkan daya tahan tubuh saat berolahraga. Minum air sebelum dan selama atihan membantu menjaga hidrasi dan mendukung performa fisik.

5. Pencernaan kurang nyaman

Adapun air membantu pergerakan makanan di usus dan menjaga keteraturan buang air besar. Kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko sembelit atau memperburuk kondisi tersebut.

6. Risiko sakit kepala meningkat

Selanjutnyan dehidrasi dapat memicu sakit kepala dan memperburuk gejala pada orang yang rentan mengalaminya. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan air dapat membantu mengurangi gejala sakit kepala pada sebagian penderita migrain.

Karena itu memulai hari dengan minum air merupakan langkah sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Namun, kebutuhan air setiap orang berbeda, bergantung pada ukuran tubuh, aktivitas fisik, dan kondisi lingkungan.

Sekalipun kebutuhan air bervariasi dan bergantung pada faktor-faktor seperti ukuran tubuh, tingkat aktivitas, dan lingkungan, Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan agar wanita dewasa mengonsumsi 2 hingga 2,7 liter air per hari dan pria dewasa mengonsumsi antara 2,5 sampai 3,7 liter per hari.(P-*/am)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami