PRIORITAS, 11/10/26 (Jakarta): Banyak kalangan yang 'kepo' ihwal keakraban Prabowo dengan Jokowi. Termasuk ketika keduanya baru-baru ini bertemu empat mata, saat MK sedang bersidang mengenai ijazah Wapres Gibran Rakabuming Raka (putra sulung Jokowi).
Nah, secara blak-blakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/26) malam lalu.Β
Ya, eks Wali Kota Solo itu mengaku membahas bola dengan Prabowo dalam pertemuan tersebut.Β
"Membahas kemenangan bola. Ya, benar kan, cerita yang banyak mengenai bola kok, kan senang kita menang," ujarnya di Solo, Kamis (8/10/26) barusan.Β
Juga bahas Ekonomi Politik
Di samping topik bola (tentang kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand, Red), Jokowi juga mengaku membahas mengenai Ekonomi dan Politik.Β
Namun, ketika disinggung pertemuan keduanya di hari yang sama dengan dibacakannya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan ijazah Gibran Rakabuming, Jokowi menepis ada pembahasan mengenai hal itu.Β
"Itu kan wilayah yudikatif ya, yang ini kan wilayah eksekutif, dibedakan. Ndak ada bicara mengenai itu," ujarnya lagi.
Juga Jokowi menepis membicarakan rencana pencalonan Gibran dalam pemilihan umum selanjutnya pada 2029.Β
Disebutnya, momen 2029 masih jauh dan saat ini fokus yang harus dilakukan ialah bekerja terlebih dahulu sesuai dengan tugasnya masing-masing.Β
"Masih jauh 2029. Semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja pemerintah di pemerintahan, kerja untuk rakyatlah semuanya," ujarnya, dikutip media.Β
Itu ekspresi memang mereka 'bestie'
Sementara itu, Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi juga sempat memberikan keterangan mengenai pertemuan Jokowi dan Prabowo. Ia menyatakan pertemuan itu tidak terkait gugatan ijazah Gibran.Β
Ia mengaku pihaknya telah mendengar rencana Jokowi bertemu Prabowo sejak awal. Sehingga, demikian Kompas.tv, kendati bertepatan dengan sidang putusan gugatan ijazah Gibran, Dedek memastikan alasan pertemuan Jokowi dan Prabowo bukan karena putusan tersebut.
"Bahwa kemarin itu ketemu ya itu ekspresi memang mereka 'bestie', mereka bersahabat, saling bertukar pikiran, Pak Prabowo juga pernah menyatakan Pak Jokowi itu 10 tahun memimpin Indonesia, tentu valid jika ditanya pendapatnya," tutur Dedek Prayudi dalam program "Satu Meja" KompasTV, Rabu (7/10/26) malam lalu. (P-*/jr)








