Militan Hamas sengaja tidak salurkan bantuan susu bayi dan anak di Gaza

Jeffry Wuisan
Kamis, 11 Desember 2025
3 menit membaca

PRIORITAS, 11/12/25 (Washington): Militan Hamas ternyata sengaja tidak menyalurkan bantuan susu formula untuk bayi dan minuman nutrisi untuk anak-anak, hingga mereka kelaparan dan kekurangan gizi.


Aktivis perdamaian Gaza yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Ahmed Fouad Alkhatib, mengungkapkan  militan Hamas justru menyembunyikan berton-ton bantuan susu formula bayi dan minuman nutrisi itu, di gudang hingga akhirnya tak bisa dikonsumsi karena sudah kedaluwarsa (lewat masa pakai).

Susu dan nutrisi itu ada yang akhirnya dibuang ke tempat sampah dan ditemukan masyarakat Gaza, kemudian menjadi viral.

Alkhatib yang terlibat dalam upaya Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengirimkan bantuan ke Gaza, mengunggah sebuah video dari Gaza, yang memperlihatkan berton-ton susu formula bayi dan minuman nutrisi yang disimpan di gudang-gudang Hamas dan sengaja tidak dibagikan kepada penduduk.


“Selama masa-masa terburuk krisis kelaparan di Gaza dalam enam bulan terakhir, Hamas sengaja menyembunyikan berton-ton susu formula bayi dan minuman nutrisi untuk anak-anak, dengan menyimpannya di gudang-gudang rahasia milik Kementerian Kesehatan Gaza,” kata Alkhatib, seperti dikutip Beritaprioritas.com dari The Times of Israel, hari Kamis (11/12/25).

Tindakan ini diduga kuat dilakukan militan Hamas, untuk membuat banyak bayi dan anak-anak di jalur Gaza fisiknya menjadi kekurusan akibat kelaparan serta kekurangan nutrisi.

Militan Hamas kemudian meminta media-media pro Palestina meliput dampak serangan Israel ke Jalur Gaza, yang dinarasikan telah menyebabkan bayi dan anak-anak kelaparan.

Akibatnya Israel mendapat kecaman dan menjadi korban tudingan negatif negara-negara di dunia.

“Hamas menahan bantuan dari masyarakat untuk memperburuk krisis kelaparan dan memicu bencana sebagai bagian dari narasi kelaparan kelompok teror tersebut,” tulis Alkhatib dalam sebuah postingan di X.

Tak diperhatikan internasional

Israel sebenarnya telah lama membantah tuduhan adanya kelaparan di Gaza dan menyalahkan militan Hamas atas penjarahan yang terjadi di sejumlah wilayah yang dilanda kelaparan.

Namun bantahan tersebut tidak mendapat perhatian atau respon dunia internasional,  yang justru lebih menerima isu negartif dari militan Hamas.

Selama hari-hari terburuk krisis kelaparan di Gaza dalam enam bulan terakhir, militan Hamas ternyata sengaja menyembunyikan berton-ton susu formula bayi dan minuman nutrisi untuk anak-anak. Diduga kuat militan Hamas ikut bermain dengan Kementerian Kesehatan Gaza.

Suratkabar Amerika Serikat, New York Post, juga menurunkan laporan yang menyebut militan Hamas menyembunyikan susu formula bayi untuk membuat bayi-bayi di Gaza kelaparan.

“Hamas menyembunyikan sejumlah besar susu formula bayi di gudang-gudang Kementerian Kesehatan Gaza, agar mereka dapat menuduh Israel sengaja membuat mereka kelaparan”, tulis New York Post, mengutip aktivis Al-Khatib.

Hamas bejat

Seorang jurnalis yang tinggal di London, Inggris, Nicole Lemperd, mengecam tindakan militan Hamas yang memblokir pembagian susu dan nutrisi kepada bayi serta anak-anak di jalur Gaza tersebut.

Ia mengatakan beberapa bulan lalu terjadi banyak kontroversi mengenai kelaparan di Gaza.

Foto-foto anak-anak yang sakit dan sangat lemah, ternyata  digunakan untuk menggambarkan kelaparan tersebut.

Nicole menilai mereka semua memiliki masalah kesehatan yang mendasar, tetapi tidak dapat memperoleh susu formula yang mereka butuhkan.

“Hamas menyembunyikan makanan dari rakyatnya sendiri, termasuk bahkan susu formula bayi. Mereka ingin rakyatnya sendiri kelaparan karena mereka tahu itu akan berdampak pada Israel”, katanya di X.

“Sulit membayangkan kebejatan sebuah pemerintahan (Hamas)—bahkan pemerintahan teroris—yang melakukan ini kepada rakyatnya sendiri” tambahnya.

Ia menyebut militan Hamas adalah bagian dari Ikhwanul Muslimin, yang ingin mereplikasi versi Islam yang jahat dan iblis ini di seluruh dunia.

Nicole menekankan, sudah saatnya orang-orang di Barat berhenti memandang militan Hamas sebagai yang mulia atau pejuang kemerdekaan.(P-Jeffry W)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan