

Guruh Soekarnoputra saat masih sehat, berpose bersama Puan Maharani dan anggota PDIP di kantor PDIP Lenteng Agung medio 2023. Foto: IG @guruh_sukarno_putra

PRIORITAS, 26/9/26 (Manado) : Tokoh nasional, negarawan dan juga seniman yang merupakan salah satu putra Presiden ke-1 RI DR Ir Sukarno alias Bung Karno, Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/26) hari ini dalam usia 73 tahun, setelah sempat sakit.
Ketua Umum DPP Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih 14 Februari 1946 (GPPMP), Dr Jeffrey Rawis, SE, MA, mengenang putra bungsu Presiden Soekarno itu sebagai tokoh pejuang dan negarawan yang telah menanamkan nilai-nilai Pancasila hingga ke mancanegara.
“Beliau salah satu tokoh bangsa panutan saya. Pemikiran dan spirit Bung Karno tergambar jelas dari karya seni maupun karakter politik dalam jejak yang sangat panjang semasa hidupnya. Beliau Tokoh Bangsa, budayawan Merah Putih. Racikan karya seninya mengelaborasi seluruh kearifan lokal, menghasilkan kreasi spektakuler khas Nusantara kelas mancanegara,” kenang Jeffrey Rawis, didampingi Sekjen DPP GPPMP, Tedy Matheos, SE, MM.

Guruh anak biologis sekaligus ‘anak ideologis’ Bung Karno
Bagi Jeffrey yang sejak remaja gandrung membaca buku-buku karya Bung Karno, menilai Guruh ini anak biologis sekaligus ‘anak ideologis’ Bung Karno.
“Beliau mengimplementasikan ajaran Bung Karno dalam menggerakkan massa aksi, kaderisasi para marhaenis lewat jalur seni budaya. ‘Swaramahardhika’ adalah salah satu ‘master piece’-nya yang mengglobal. Jebolan komunitas ini berkembang jadi aktivis ‘multi-talent’ menyebar ke berbagai gerakan massa dan seperti kata Bung Karno dalam “Di Bawah Bendera Revolusi”, menjadi ‘goeroe’ di masa ‘kebangoenan'”, ulas Jeffrey bersemangat.
Tegasnya dan ringkasnya juga, demikian Jeffrey, Guruh itu mampu memamerkan semangat persatuan, spirit cinta Tanah Air, kepribadian bangsa dan kebanggaan nasionsl lewat aksi seni budaya.
“Beliau bukan lagi milik kelompok, tapi milik bangsa. Selamat jalan mas Guruh, kami keluarga besar Merah Putih yang tergabung dalam Ormas Nasional GPPMP, turut merasa kehilangan tokoh besar bangsa, dan menghaturkan turut berbelarasa kepada mas Tok (Guntur Sukarnoputra, Kakak Laki-laki Tertua, Red), serta seluruh keluarga,” tutur Jeffrey dan Tedy.
Kabar meninggalnya Guruh telah dikonfirmasi politisi PDIP Cyril Raoul Hakim atau Ciko Hakim. “Benar (beliau meninggal),” katanya seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.
Sementara itu Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Guruh meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta.
“Inna lilahi wa inna ilaihi raji’un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra bin Sukarno pada usia 73 tahun,” kata Hasto.
Melansir detik.com, tokoh ini lahir pada 13 Januari 1953, Guruh Sukarnoputra merupakan anak bungsu Presiden ke-1 Indonesia, Soekarno, dari pernikahannya dengan Fatmawati. Guruh juga adalah adik dari Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri.
Pria bernama asli Muhammad Guruh Irianto Sukarnoputra itu sempat menjalani pendidikan di Perguruan Cikini sebelum melanjutkan sekolah di SMA Negeri 25 Jakarta dan berkuliah jurusan Arkeologi di University of Amsterdam selama tiga tahun hingga 1974.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan sarjana di Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) pada 2005-2008 dan meraih gelar Sarjana Administrasi Publik. Kemudian gelar Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia pada 2010.
Sejak muda, Guruh dikenal dengan bakatnya di dunia seni, terutama seni tari dan seni musik. Ia mendirikan grup kesenian Swara Mahardika dan GSP Production. Ia juga mendirikan grup Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan bersama Keenan Nasution, Abadi Soesman, dan Chrisye.
Berbagai lagu legendaris lahir dari tangan Guruh Soekarnoputra, seperti Kala Sang Surya Tenggelam, Melati Suci, Zamrud Khatulistiwa, Lenggang Puspita, Mahadaya Cinta, serta Galih dan Ratna.
Guruh Soekarnoputra sempat menikah dengan perempuan asal Uzbekistan, Guseynova Sabina Padmavati, pada 2002. Namun keduanya bercerai pada 2009.
Dalam dunia politik, Guruh Soekarnoputra bergabung dengan PDI pada 1982 dan kemudian berlanjut ke PDIP pada 1999 hingga saat ini. Ia juga sempat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada masa jabatan 1999-2024 dari daerah pemilihan Jawa Timur.
Guruh merupakan seniman sekaligus politikus PDIP yang menjabat sebagai anggota DPR pada periode 1992-1997 serta sejak 1999 hingga 2024.
Untuk itu, PDIP menginstruksikan seluruh jajaran DPP hingga anak ranting mengibarkan bendera PDIP setengah tiang selama tujuh hari.
“Berkaitan dengan hal tersebut, kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting agar mengibarkan bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama tujuh hari,” katanya.
Kepala Situation Room PDIP yang juga putra Megawati, Prananda Prabowo memohon masyarakat membuka pintu maaf sebesarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari almarhum Guruh semasa hidup.
“Selanjutnya mohon doa, semoga almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa dosa dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya. Aamiin YRA,” ucap Prananda.
Almarhum Guruh akan disemayamkan di rumah duka Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Jakarta.(P-r*/dg)

