Target Israel lenyapkan semua komandan Hamas yang tersisa

Jeffry Wuisan
Rabu, 16 September 2026
2 menit membaca
  1. PRIORITAS, 16/9/26 (Jerusalem): Israel menargetkan untuk membasmi habis semua komandan militan Hamas yang bersembunyi di Jalur Gaza.

Angkatan Bersenjata Israel (IDF) dan badan keamanan dalam negeri Shin Bet mengatakan telah melakukan serangan terbaru yang menargetkan seorang tokoh senior Hamas di Jalur Gaza selatan.

“IDF dan Shin Bet menyerang lebih awal malam ini (Rabu) di bagian selatan Jalur Gaza dan menghilangkan nyawa teroris Na’al Abu Abed, komandan Brigade Rafah dan kepala divisi operasi di sayap militer organisasi teroris Hamas”, kata IDF, hari Rabu (15/9/26).

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz dalam pernyataan bersama mengungkapkan targetnya adalah komandan Brigade Rafah Hamas.

Serangan itu menyusul pembunuhan komandan Brigade Khan Younis Hamas dan tokoh-tokoh senior lainnya awal pekan ini.

Netanyahu dengan tegas mengatakan tidak ada militan yang “kebal, dan Hamas tidak boleh berada di Gaza.”

Media Israel melaporkan para pejabat keamanan Israel semakin yakin Komandan Brigade Rafah, Na’al Abu Abed, telah tewas.

Abu Abed naik jabatan setelah kematian Muhammad Shabana.

Sebelumnya, ia memegang berbagai posisi di brigade tersebut, termasuk wakil komandan Brigade Rafah dan komandan Batalyon Tel Sultan dan Yibna. Abu Abed adalah tokoh penting di antara para pemimpin Hamas.

Dalam jabatannya, Abu Abed bertanggung jawab atas pengelolaan kegiatan para teroris di brigade tersebut dan mengarahkan mereka untuk merencanakan dan melaksanakan aksi teror terhadap pasukan IDF dan warga negara Israel.

Selain itu, ia berupaya untuk memulihkan kekuatan brigade tersebut, yang mengalami kerugian besar selama perang dengan Israel.

Pasukan keamanan Israel di Komando Selatan ditempatkan di wilayah tersebut sesuai dengan perjanjian dan akan terus beroperasi untuk menghilangkan setiap ancaman yang ada.

Sumber medis Palestina mengatakan setidaknya dua warga Palestina, termasuk seorang anak, tewas dan beberapa lainnya luka-luka pada Selasa malam akibat serangan udara Israel.

Sumber-sumber lokal dan saksi mata mengatakan sebuah pesawat Israel menembakkan tiga rudal ke tenda-tenda yang menampung pengungsi Palestina di kamp al-Sumoud di daerah al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis, dan membakar tenda-tenda tersebut.

Serangan Israel di Gaza terus berlanjut meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak Oktober 2025.(P-*/jw)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025