Kejagung Mutasi 16 Pejabat, Salah Satunya JPU ‘Chromebook’

Deky Geruh
Jumat, 25 September 2026
3 menit membaca

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna. (ANTARA)


PRIORITAS, 25/9/26 (Jakarta) : Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan mutasi terhadap 16 pejabat, salah satunya Roy Riady yang pernah menjadi jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan kasus dugaan korupsi Chromebook dengan terdakwa mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Roy yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Lampung, dimutasi menjadi Kajari Jakarta Utara. Ia menggantikan Syahrul Juaksha Subuki yang dimutasi menjadi Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Jawa Barat.

Selain itu, mutasi juga kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan Marcelo Bellah, menjadi Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung.


Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna kepada awak media di Jakarta, dikutip Antara Kamis (24/9/2026), membenarkan adanya mutasi di tubuh Kejaksaan.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-10422/C/09/2026 tertanggal 22 September 2026. Surat tersebut ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Hendro Dewanto.

Posisi Kajari Jakarta Selatan yang kosong kemudian diisi Armen Wijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.

Berikut daftar pejabat yang dimutasi:

1. La Kanna

Jabatan lama: Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung

Jabatan baru: Kajari Palopo

2. Antonius Despinola

Jabatan lama: Kajari Jakarta Pusat

Jabatan baru : Kasubdit Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jampidum Kejagung

3. Oktafian Syah Effendi

Jabatan lama: Asisten Intelijen pada Kejati Riau

Jabatan baru: Kajari Jakarta Pusat

4. Fitriansyah Akbar

Jabatan lama: Kajari Banjarnegara

Jabatan baru: Asisten Intelijen pada Kejati Riau

5. Sulasman

Jabatan lama: Kajari Sambas

Jabatan baru : Kajari Banjarnegara

6. Efrivel

Jabatan lama: Kajari Maluku Barat Daya

Jabatan baru: Kajari Sambas

7. Yafeth Ruben Bonai

Jabatan lama: Koordinator pada Kejati Gorontalo

Jabatan baru: Kajari Maluku Barat Daya

8. Fithrah

Jabatan lama: Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung

Jabatan baru: Kajari Bukittinggi

9. Marcelo Bellah

Jabatan lama: Kajari Jakarta Selatan

Jabatan baru: Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset BPA Kejagung

10. Armen Wijaya

Jabatan lama: Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung

Jabatan baru: Kajari Jakarta Selatan

11. Agus Setiadi

Jabatan lama: Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Jawa Barat

Jabatan baru: Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung

12. Syahrul Juaksha Subuki

Jabatan lama: Kajari Jakarta Utara

Jabatan baru: Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Jawa Barat

13. Roy Riady

Jabatan lama: Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Lampung

Jabatan baru: Kajari Jakarta Utara

14. Rudhy Parhusip

Jabatan lama: Kajari Ogan Komering Ulu

Jabatan baru: Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Lampung

15. Kristanto Trinoviandri

Jabatan lama: Kajari Kepulauan Morotai

Jabatan baru: Kajari Ogan Komering Ulu

16. Safri Abdul Muin

Jabatan lama: Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejati Maluku Utara

Jabatan Baru: Kajari Kepulauan Morotai.(P-r*ant/dg)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan