Bungkam Liverpool 2-1, Guardiola: Kesalahan Arsenal bisa jadi jalan City juara

Wolter Rumapar
Senin, 9 Februari 2026
BOLA 0 383
2 menit membaca

Selebrasi Bernardo Silva (kiri) setelah mencetak gol penyeimbang lawan Liverpool dalam pertandingan Liga Spanyol 2025/26 pada Minggu (9/2/202) di Stadion Anfield. ManCity.com

PRIORITAS, 9/2/26 (Anfield): Manchester City membungkam Liverpool di kandangnya,  Stadion Anfield, Minggu (8/2/26) dengan skor 2-1 sehingga  terus menempel pemuncak klasemen Arsenal.

Kemenangan City berkat gol balasan Bernardo Silva dan Haaland setelah tuan rumah Liverpool unggul lebih dulu dari tendangan bebas keras Dominik Szoboszlai.

Hasil ini membuat City menempati peringkat kedua klasemen Liga Inggris dengan 50 poin, enam poin di bawah Arsenal.

Liverpool tertahan di posisi keenam dengan 39 poin, berselisih empat poin dari Chelsea di peringkat kelima.

Usai menang atas The Reds,
Pelatih Pep Guardiola beri pesan tegas kepada para pemain Manchester City untuk tidak mengendurkan tekanan terhadap Arsenal dalam perebutan gelar juara Liga Inggris.

Sang manajer meminta timnya untuk selalu siap siaga dan segera memanfaatkan sekecil apa pun kesalahan yang mungkin dibuat oleh tim Meriam London di sisa musim ini.

Dikutip Standard, Senin (9/2/26), Guardiola secara jujur mengungkapkan bahwa sekadar peningkatan kecil mungkin tidak akan cukup untuk menyaingi konsistensi Arsenal. Namun, ia optimistis bahwa timnya masih memiliki ruang untuk berkembang menjadi lebih baik sebelum musim berakhir, terutama karena mereka masih memiliki jadwal pertemuan langsung di kandang.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, sisa 13 pertandingan di Liga Inggris adalah waktu yang sangat lama dalam dunia sepak bola.

Banyak hal dapat berubah

Berdasarkan pengalamannya yang luas, ia menekankan bahwa banyak hal bisa berubah secara drastis dalam periode tersebut, dan perburuan gelar juara masih jauh dari kata selesai.

Ia juga menyoroti tantangan berat di akhir musim, terutama saat harus menghadapi tim-tim yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi.

Tim-tim papan bawah biasanya bermain dengan motivasi hidup-mati dan memiliki waktu persiapan yang lebih panjang dibandingkan City yang harus membagi fokus di berbagai kompetisi seperti Liga Champions dan piala domestik.

“Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah terus membuntuti Arsenal, berada tepat di belakang mereka, dan memberikan tekanan secara terus-menerus,” ujar Guardiola seperti dikutip Beritasatu.

Ia berharap jika Arsenal sedikit saja lengah atau terpeleset, Manchester City sudah berada di posisi yang tepat untuk mengambil alih kepemimpinan. (P-wr).

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025