PRIORITAS, 25/8/26 (Padang): Kabut asap tebal melimputi enam kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Barat pada Senin (24/8/2026). Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Tasliatul Fuaddi mengonfirmasi bahwa gumpalan asap tersebut merupakan kiriman dari provinsi tetangga.
Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Pesisir Selatan, Dharmasraya, Sijunjung, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, hingga Solok. Oleh karena itu, penurunan jarak pandang mengganggu aktivitas harian warga di daerah perbatasan tersebut.
Lonjakan ribuan titik panas di Sumsel dan Jambi picu asap ke perbatasan
Awalnya, data Sipongi menunjukkan penurunan jumlah titik api di internal Sumbar hingga lebih dari 50 persen. Selanjutnya, satelit memantau lonjakan 4.975 titik panas di Sumatera Selatan dan 1.281 titik di Jambi.
Sebab, angin kencang membawa gumpalan asap karhutla dari daerah tetangga melintasi batas wilayah Sumatera Barat. Bahkan, kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas udara secara drastis jika pemadaman api memakan waktu lama seperti dilansir dari Antara.
Akhirnya, pihak dinas mengimbau seluruh masyarakat untuk memakai masker serta menguraikan aktivitas luar ruangan. Dengan demikian, warga dapat terhindar dari risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap. (P-*/Gio R)








