Lompat ke konten
Senin, 12 Oktober 2026
Breaking
NASIONALHUMANIORACuaca

Hujan ringan mendominasi wilayah RI, udara Manado kabur

Manuella Julietta3 menit baca
Bagikan
Hujan ringan mendominasi wilayah RI, udara Manado kabur
Ilustrasi sejumlah warga menggunakan payung saat berjalan di trotoar yang berada di depan Bundaran HI di Jakarta. (Antara/Khaerul Izan)

PRIORITAS, 12/10/26 (Jakarta): Seperti Minggu kemarin, pada Senin (12/10/26) ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memprakirakan hujan ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, hingga Maluku, dan Papua.

Afuf, Prakirawan BMKG Afif dalam video prakiraan cuaca yang dipantau melalui kanal YouTube BMKG di Jakarta, Senin pagi, menyampaikan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota, yakni Banda Aceh (Aceh), Padang (Sumatera Barat), Pekanbaru (Riau), Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Bengkulu, dan Bandar Lampung (Lampung).

"Kemudian, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Jakarta, Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Mamuju (Sulawesi Barat), Ternate (Maluku Utara), Sorong dan Manokwari (Papua Barat), serta Nabire (Papua Tengah)," kata Afif lagi.

Cerah berawan

Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Medan (Sumatera Utara). Adapun hujan yang dapat disertai kilat atau petir diprakirakan terjadi di Pontianak ( Kalimantan Barat) dan Tanjung Selor (Kalimantan Utara).

Di samping hujan, BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Serang (Banten), Yogyakarta, Surabaya (Jawa Timur), Denpasar (Bali), Mataram (Nusa Tenggara Barat) dan Kupang (Nusa Tenggara Timur).

Juga cuaca berawan tebal berpotensi terjadi di Makassar (Sulawesi Selatan), Kendari (Sulawesi Tenggara), Palu (Sulawesi Tengah), dan Gorontalo. Sementara itu cuaca berawan diprakirakan terjadi di Jayapura (Papua).

Kondisi udara kabur

Namun, kondisi udara kabur berpotensi terjadi di Jambi, Palembang (Sumatera Selatan), Pangkal Pinang (Kepulauan Bangka Belitung), Samarinda (Kalimantan Timur), Manado (Sulawesi Utara), Ambon (Maluku), dan Merauke (Papua Selatan).

Sementara potensi asap atau kabut diprakirakan terjadi di Palangka Raya (Kalimantan Tengah), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), dan Jayawijaya (Papua Pegunungan). 

potensi asap atau kabut diprakirakan terjadi di Palangka Raya (Kalimantan Tengah), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), dan Jayawijaya (Papua Pegunungan).

Waspadai gelombang laut dan rob

Juga pihak BMKG  mengingatkan para nelayan dan masyarakat pengguna transportasi laut untuk mewaspadai gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.

Di samping itu masyarakat pesisir diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena terdapat potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah, meliputi pesisir Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan sebagian wilayah pesisir Maluku.

Kendati cuaca kering masih mendominasi secara umum, kata Afif yang dikutip Antara, hujan lebat tetap dapat terjadi secara lokal. Masyarakat juga diminta mewaspadai risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan, menyesuaikan aktivitas dan perjalanan dengan kondisi cuaca, serta memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG. (P-*/man)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami