Prabowo Subianto targetkan pembangunan 25.000 koperasi untuk perkuat ekonomi rakyat

Zamir Ambia
Rabu, 29 April 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 29/4/26 (Jakarta): Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan puluhan ribu koperasi dalam waktu singkat guna memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan. Pemerintah juga berencana meluncurkan lebih dari 25.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) dalam waktu dekat.


Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri groundbreaking hilirisasi tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). “Kemungkinan 2-3 pekanlagi, sesudah itu 2-3 bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25.000 koperasi. Coba dibuka dalam sejarah dunia, ada tidak 25.000 atau 30.000 koperasi bisa dibangun dalam satu tahun,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan koperasi yang dibangun bukan sekadar formalitas, melainkan dilengkapi sarana fisik untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. “Koperasi bukan di atas kertas. Koperasi fisik, ada gudang, ada cold storage, ada gerai, ada kendaraan, bahkan pengering,” paparnya.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan memperkuat jalur distribusi hasil panen petani dan tangkapan nelayan. Program ini juga dirancang untuk mengatasi praktik permainan harga oleh tengkulak yang kerap merugikan produsen lokal.


Melalui koperasi, hasil panen diharapkan memperoleh kepastian pasar serta harga yang lebih terjaga. Secara menyeluruh, pemerintah menargetkan pembangunan hingga 81.000 koperasi di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut juga diperkirakan mampu membuka lapangan kerja baru dalam jumlah besar.

“Koperasi Merah Putih akan ada 81.000. Satu koperasi mempekerjakan 18 orang, berarti lebih dari satu juta lapangan kerja bisa tercipta,” tutur Prabowo, diktuip dari Beritasatu.

Prabowo Subianto menambahkan, pendanaan program koperasi dan Makan Bergizi Gratis (MBG) bersumber dari efisiensi anggaran serta langkah pemberantasan korupsi. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan