

PRIORITAS, 11/4/2026 (Batam): Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya data yang akurat dan terpadu sebagai dasar utama dalam perencanaan pembangunan daerah.

Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (10/4/2026).
Amsakar menyoroti masih adanya ketidaksinkronan data antarinstansi yang berpotensi menghambat arah kebijakan pembangunan. Ia menegaskan, perencanaan tanpa data akurat dapat membuat kebijakan tidak tepat sasaran.
Ia menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah strategis untuk menghadirkan data yang lebih komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Amsakar juga mengapresiasi kesiapan BPS Batam dalam mengoordinasikan pelaksanaan sensus tersebut.
Menurutnya, tren pertumbuhan ekonomi Batam saat ini cukup positif, bahkan konsisten berada di atas rata-rata nasional sekitar 1,5 hingga 2 persen. Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, Batam diharapkan mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.
Batam sendiri memiliki sejumlah potensi strategis, antara lain empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yakni Nongsa Digital Park, Batam Aero Technic, Tanjung Sauh, serta KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam, ditambah 31 kawasan industri dan sekitar 110 galangan kapal.
Amsakar menargetkan pertumbuhan ekonomi Batam dapat menembus di atas 7 persen pada 2026, didukung penguatan sektor industri dan kelancaran distribusi barang.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung Mei hingga Agustus 2026, mencakup seluruh pelaku usaha melalui pengisian kuesioner daring dan survei lapangan berbasis digital.
Ia mengakui tantangan utama adalah menjangkau perusahaan besar, sehingga diperlukan dukungan dari pemerintah daerah dan BP Batam guna mengoptimalkan partisipasi pelaku usaha.
Melalui sensus ini, diharapkan terbangun basis data ekonomi yang akurat dan terintegrasi untuk memperkuat perencanaan pembangunan serta mendorong Batam sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional. (P-Jeff K)

