Lompat ke konten
Kamis, 15 Oktober 2026
Breaking
MEGAPOLITANJakarta

Polda Metro Jaya pastikan Jakarta kondusif jelang demo RUU Perampasan Aset

Zamir Ambia2 menit baca
Bagikan
6a4e791a0139b
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Dok/Kompas)

PRIORITAS, 24/8/26 (Jakarta): Polda Metro Jaya memastikan kondisi DKI Jakarta tetap aman dan kondusif menjelang unjuk rasa yang akan berlangsung pada Kamis (27/8/26). Kepolisian juga memastikan aktivitas harian masyarakat tetap berjalan normal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak cemas menghadapi agenda demonstrasi tersebut. Polisi akan terus memberikan pelayanan dan pengamanan untuk menjaga ketertiban di ibu kota.

“Kami menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat tetap tenang bahwa situasi dan kondisi DKI Jakarta dalam kondisi aman dan kondusif,” ucap Budi di Jakarta, Senin (24/8/26).

Aktivitas masyarakat tetap berjalan normal

Budi mengatakan kondisi kondusif terlihat dari aktivitas masyarakat yang tetap berlangsung seperti biasa. Polda Metro Jaya juga terus mengerahkan personel untuk mengamankan berbagai kegiatan masyarakat di sejumlah lokasi.

Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan terkait rencana unjuk rasa pada 27 Agustus. Dua kelompok akan menyampaikan aspirasi mengenai RUU Perampasan Aset di gedung DPR, yakni DPP Brigade Merah Putih Indonesia dan Aliansi Tiga Pilar Demokrasi Bogor Raya. Polisi memperkirakan kedua kelompok tersebut membawa sekitar 100 hingga 200 peserta.

Sebagai gambaran, Jakarta masih menghadapi tingginya aktivitas penyampaian pendapat. Pada Senin (24/8/26), tercatat 71 aksi yang berlangsung di sejumlah lokasi, mulai dari kawasan DPR, kementerian, hingga Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Selain mengawal aksi penyampaian aspirasi, kepolisian juga mengamankan berbagai kegiatan masyarakat lainnya.

“Ada 16 kegiatan aktivitas masyarakat lainnya, seperti konser musik, kegiatan-kegiatan Jambore Nasional, kegiatan masyarakat lainnya. Kami melakukan pengamanan pelayanan oleh Polda Metro Jaya dan Polres jajaran,” ujar Budi.

Polisi siapkan pola pengamanan

Polda Metro Jaya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai jumlah dan karakteristik peserta demonstrasi pada 27 Agustus. Kepolisian juga akan menggelar rapat koordinasi untuk menyusun pola pelayanan dan pengamanan agar aksi berlangsung aman, tertib, dan damai.

Budi menjelaskan, polisi akan menyesuaikan pola pengamanan dengan kondisi wilayah tempat aksi berlangsung. Petugas juga akan mengikuti perkembangan situasi di lapangan dalam menentukan langkah pengamanan.

Rekayasa lalu lintas situasional

Terkait rekayasa lalu lintas, Budi mengatakan polisi akan menerapkannya sesuai kondisi di lapangan. Petugas akan melakukan rekayasa jika peningkatan jumlah massa mulai memengaruhi kelancaran arus lalu lintas.

“Kami memprioritaskan kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Ada dua masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi ataupun masyarakat yang melaksanakan kegiatan rutin,” tuturnya, demikian informasi yang diterima dari Beritasatu.

Dengan persiapan tersebut, Polda Metro Jaya memastikan aksi terkait RUU Perampasan Aset pada 27 Agustus dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas. Kepolisian mengimbau seluruh peserta dan pihak terkait menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. (P-Zamir)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami