PRIORITAS, 15/10/26 (Batam): Aparat kepolisian memperketat koordinasi pengamanan objek vital kelistrikan di wilayah Kepulauan Riau. Pasalnya, langkah tegas ini menyusul insiden pemadaman total (blackout) yang melumpuhkan Kota Batam dan Pulau Bintan sejak Senin lalu.
Polda Kepri bersama manajemen PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepri menggelar pertemuan strategis pada Rabu (14/10/2026).
Kedua pihak berkomitmen memperkuat pengamanan infrastruktur demi menjaga keandalan pasokan listrik, keamanan masyarakat, serta kepercayaan investor. Penanganan gangguan teknis kini mendapat pengawalan penuh agar tidak berdampak pada gangguan ketertiban umum.
"Koordinasi juga perlu diperkuat agar penanganan gangguan dapat dilakukan secara cepat dan tepat serta tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas," kata Kapolda Kepri, Irjen Pol. Suhendri, Rabu (14/10/2026).
Polda Kepri Desak Investigasi Menyeluruh Dan Siapkan Jalur Komunikasi Khusus Anti-Hoaks
Selanjutnya, pimpinan kepolisian mendesak pelaksanaan investigasi teknis secara mendalam guna mengidentifikasi celah kerentanan sistem. Langkah ini krusial untuk memastikan pemicu utama blackout agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Polda Kepri dan PLN juga menyepakati pembentukan jalur komunikasi khusus saat terjadi gangguan darurat.
Skema ini bertujuan menyajikan informasi cepat, akurat, dan terverifikasi langsung kepada masyarakat luas. Langkah antisipasi ini efektif membendung sebaran isu simpang siur serta berita bohong (hoaks) yang memicu keresahan publik.
"Setiap kemungkinan perlu dikaji berdasarkan hasil pemeriksaan, sementara keandalan pasokan listrik harus terus diperkuat demi menjaga pelayanan kepada masyarakat dan kepercayaan investor," ujar Wakapolda Kepri, Brigjen Pol. Anom Wibowo.
Sistem Kelistrikan Batam-Bintan Kembali Pulih Normal Secara Menyeluruh
Sementara itu, pasokan listrik ke Pulau Bintan sangat bergantung pada pasokan utama dari sistem kelistrikan Batam. Kebutuhan listrik Bintan mencapai sekitar 100 MW dengan dukungan cadangan daya lokal sebesar 30 MW.
Kondisi kelistrikan di Batam dan Bintan kini resmi pulih total sejak Rabu (14/10/2026) malam.
Sinergi ketat antara kepolisian dan PLN diharapkan sanggup menjaga keberlangsung pelayanan publik secara lancar. Kepastian pasokan energi ini sekaligus menjamin iklim investasi di wilayah Kepulauan Riau tetap aman dan kondusif.
"Sistem kelistrikan Batam dan Bintan secara operasional berada di bawah pengelolaan PLN Batam," kata General Manager PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepri, Sugeng Hidayat.
(P-Ant/Gio R)








