Lompat ke konten
Kamis, 15 Oktober 2026
Breaking
BOLA

Radja Nainggolan menyesal pilih Belgia daripada Indonesia

Wolter Rumapar3 menit baca
Bagikan
Radja Nainggolan menyesal pilih Belgia daripada Indonesia

Radja Nainggolan, pemain keturunan Indonesia yang memperkuat Belgia (X/@StokeyyG2/Courtessy Beritasatu. Com)

PRIORITAS, 15/10/26 (Belgia) : Raja Nainggolan, pemain berdarah Indonesia menilai dirinya berpeluang menjalani karier internasional lebih panjang sekaligus memperoleh popularitas dan peluang komersial lebih besar jika dahulu memperkuat skuad Garuda.

Mantan gelandang tim nasional Belgia itumengaku menyesal pernah memilih membela Belgia ketimbang Indonesia.

"Saya bisa saja memiliki karier selama 15 tahun sebagai pemain tim nasional Indonesia," ujar Nainggolan.

Pandangan berubah seiring usia

Dalam wawancara eksklusif dengan media Belgia, Het Nieuwsblad, pada 8 Oktober 2026, Nainggolan mengungkapkan bahwa pandangannya mengenai pilihan tim nasional berubah seiring bertambahnya usia.Β 

Pada usia 38 tahun, ia mulai menyadari potensi yang mungkin didapat jika memilih Indonesia.

Nainggolan menilai popularitas sepak bola Indonesia dapat memberikan keuntungan bagi citra dirinya, termasuk membuka peluang setelah pensiun sebagai pesepak bola. Namun, ia mengakui tidak mempertimbangkan hal tersebut ketika memutuskan membela Belgia.

Ia juga menyinggung peluang komersial yang dinikmati sejumlah pemain yang memperkuat Indonesia.Β 

Menurutnya, pemain bisa memperoleh dukungan sponsor dari merek-merek mewah, seperti Louis Vuitton, Hublot, dan Rolex.

Terkesan suporter IndonesiaΒ 

Selain peluang finansial, Nainggolan mengaku terkesan dengan antusiasme suporter sepak bola Indonesia. Ia menilai dukungan suporter menjadi salah satu daya tarik yang membuat pengalaman bermain untuk tim nasional Indonesia berpotensi berbeda.

"Di sana ada 70.000 penonton untuk satu pertandingan melawan Vietnam atau Irak, begitu fanatiknya mereka," katanya.

Di tingkat klub, Nainggolan pernah memperkuat sejumlah klub besar Italia, termasuk Cagliari, AS Roma, dan Inter Milan. Salah satu pencapaian pentingnya terjadi pada musim 2017/2018 ketika ia membantu AS Roma mencapai semifinal Liga Champions.

Dalam pertandingan leg kedua semifinal melawan Liverpool, Nainggolan mencetak dua gol. Meski demikian, AS Roma gagal melaju ke final. Pada musim panas 2018, ia kemudian bergabung dengan Inter Milan dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai € 38 juta atau sekitar US$ 42,5 juta.

Bersama tim nasional Belgia, Nainggolan mencatatkan 30 penampilan dan mencetak enam gol. Ia juga berkontribusi dalam perjalanan Belgia di Piala Eropa 2016 dengan mencetak gol saat menghadapi Swedia dan Wales.

Namun, karier internasionalnya berakhir pada 2018 setelah ia tidak masuk dalam skuad Belgia untuk Piala Dunia di bawah asuhan pelatih Roberto Martinez. Pengalaman tersebut turut memengaruhi pandangannya ketika mengevaluasi keputusan memilih Belgia dibandingkan Indonesia.

Nainggolan kemudian sempat bermain untuk Bhayangkara FC pada musim 2023/2024. Meski pernah merumput di Indonesia, peluangnya membela tim nasional Indonesia telah tertutup karena sebelumnya sudah tampil dalam pertandingan kompetitif bersama Belgia sesuai ketentuan FIFA.

Dikutip Beritasatu.com, Saat ini, Nainggolan bermain untuk Patro Eisden, klub yang berkompetisi di Challenger Pro League, divisi kedua sepak bola Belgia. (P-*/wr).Β 

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami