Lompat ke konten
Kamis, 15 Oktober 2026
Breaking
DAERAHBencanaKemanusiaanAnak

Lima Orang, Termasuk Dua Balita, Hilang Kontak di Laut Banggai, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Semuel Muhaling3 menit baca
Bagikan
Pencarian SAR Banggai
Tim SAR gabungan melakukan pencarian lima orang yang kehilangan kontak di hari kedua di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Rabu (14/10/2026). ('Courtesy' Antara/HO-Kansar Palu)

PRIORITAS, 15/10/26 (Banggai Laut): Tim SAR Banggai Laut terus berupaya mencari lima orang yang hilang kontak saat menumpangi perahu motor jenis long boat bernama Rembulan di perairan Toropot, Sulawesi Tengah. Di antara lima penumpang tersebut terdapat dua anak berusia tiga dan lima tahun.

Operasi pencarian dilakukan Tim SAR Banggai Laut setelah keluarga melaporkan keberadaan perahu beserta seluruh penumpangnya tidak diketahui sejak berangkat dari Desa Toropot menuju Desa Tolokibit, Kecamatan Banggai Selatan, pada Selasa (13/10/2026). Hingga laporan terakhir pada Rabu (14/10/2026), tim gabungan belum berhasil menemukan mereka.

Diduga Kehilangan Arah Akibat Kabut

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu, Muh Rizal, menjelaskan bahwa laporan kehilangan kontak diterima dari pihak keluarga pada Rabu (14/10/2026) pukul 13.08 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 13.25 WITA untuk melakukan pencarian.

Berdasarkan informasi awal, perahu motor Rembulan berangkat dengan membawa lima penumpang, yakni Rikandi Bardi, Rudding, Rusia, serta dua anak berusia tiga dan lima tahun. Mereka dilaporkan mengalami kendala selama perjalanan di perairan tersebut.

Kondisi cuaca berkabut diduga membuat penumpang kehilangan arah. Situasi semakin menyulitkan karena persediaan bahan bakar perahu dilaporkan mulai menipis, sementara komunikasi melalui telepon seluler terputus akibat daya baterai melemah.

Keluarga dan Nelayan Sempat Melakukan Pencarian

Sebelum meminta bantuan Basarnas, keluarga bersama warga dan nelayan setempat telah berusaha mencari keberadaan perahu tersebut secara mandiri. Namun, upaya awal itu belum membuahkan hasil sehingga laporan resmi disampaikan kepada petugas SAR.

Untuk mendukung operasi, tim menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) yang dilengkapi peralatan navigasi, komunikasi, penyelamatan di air, perlengkapan medis, serta alat evakuasi. Peralatan tersebut disiapkan guna menunjang pencarian di wilayah perairan tempat perahu dilaporkan hilang kontak.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut, Polres Banggai Laut, Bhabinsa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banggai Laut, keluarga korban, serta masyarakat dan nelayan setempat.

Lima Penumpang Masih dalam Pencarian

Muh Rizal menyatakan tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Seluruh penumpang masih dinyatakan dalam pencarian berdasarkan informasi terakhir yang dilaporkan pada Rabu (14/10/2026).

Belum ada kepastian mengenai posisi perahu maupun kondisi kelima penumpangnya. Tim SAR bersama unsur terkait terus berupaya menemukan mereka, sementara dukungan masyarakat dan nelayan setempat menjadi bagian penting dalam operasi tersebut.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan cuaca saat melintasi perairan, ketersediaan bahan bakar yang memadai, serta alat komunikasi yang dapat diandalkan. Informasi mengenai perkembangan operasi dan kondisi para penumpang masih menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari pihak berwenang. (P-*/Ant/sm)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami