PRIORITAS, 15/10/26 (Batam): Pemerintah daerah bergerak cepat mengawal pemulihan penuh aktivitas dunia usaha dan masyarakat di Kota Batam, Kepulauan Riau. Pasalnya, kolaborasi erat BP Batam bersama Pemkot Batam memastikan seluruh pelayanan dasar berjalan optimal pascagangguan kelistrikan.
Pimpinan daerah menginstruksikan seluruh jajaran dinas untuk turun langsung memeriksa kondisi riil di lapangan pada Kamis (15/10/2026).
Pemerintah memantau ketat operasional fasilitas vital mulai dari rumah sakit, pelabuhan, bandara, hingga pelaku UMKM. Langkah pendampingan ini bertujuan mengembalikan stabilitas iklim investasi serta menjamin kebutuhan dasar warga terpenuhi.
βSejak hari pertama berdampak, saya meminta seluruh jajaran baik di BP Batam maupun di Pemkot Batam sesuai dengan tugas dan fungsinya agar turun dan mengecek setiap layanan dasar, masyarakat hingga dunia usaha,β kata Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Kamis (15/10/2026).
βPelayanan air terus kami monitor dan berangsur pulih. Kami juga pastikan pelayanan rumah sakit, pelabuhan, bandara tetap berjalan normal. Termasuk efek ekonomi kita pantau, UMKM hingga pelaku usaha seluruh aspek harus mendapatkan pendampingan optimal,β ujarnya.
Kedeputian Investasi Sisir Kawasan Industri Dan Serap Aspirasi Investor
Selanjutnya, BP Batam melalui Kedeputian Bidang Investasi memperkuat komunikasi langsung bersama para pengelola kawasan industri dan investor asing. Langkah peninjauan fisik tersebut berlangsung intensif sejak Rabu (14/10/2026).
Tim mendatangi berbagai lokasi pabrik, kawasan industri utama, rumah sakit, hingga pusat kegiatan UMKM.
Aksi cepat pemerintah mendapat apresiasi tinggi dari para pelaku usaha dan asosiasi industri di Kota Batam. Langkah ini terbukti efektif menjaga kepercayaan para investor di tengah situasi krisis infrastruktur.
βKami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan. Dalam keadaan seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan. BP Batam ingin hadir, mendengar, dan memastikan masyarakat serta pelaku usaha tidak menghadapi kesulitan ini sendirian,β ujar Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis.
Pemerintah Jadikan Insiden Blackout Momentum Evaluasi Dan Penguatan Kelistrikan
Sementara itu, pimpinan daerah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga situasi Kota Batam tetap kondusif. Insiden gangguan listrik massal ini menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat ketahanan infrastruktur kawasan di masa depan.
Pemerintah berjanji terus memperketat koordinasi lintas sektor demi meningkatkan mutu pelayanan publik.
Komitmen bersama ini menjadi kunci utama mempercepat pemulihan roda perekonomian daerah secara menyeluruh. Pemerintah memastikan seluruh fasilitas umum dan lini produksi industri dapat segera beroperasi pada kapasitas penuh.
"Pemerintah terus mengawal proses pemulihan agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan dunia usaha dapat beroperasi secara optimal," kata Amsakar Achmad.
(P-Ant*/Gio R)








