
Pasangan berolahraga dengan jalan cepat 15 menit sehari di ruang terbuka hijau, aktivitas ringan ini terbukti menurunkan risiko kematian dini hingga 20 persen menurut penelitian terbaru. (iStockphoto)Pelatih kebugaran, Dana Santas menyebut ayunan lengan yang terkoordinasi ikut mendukung mekanisme berjalan cepat.
“Berjalan adalah gerakan seluruh tubuh. Ayunan lengan yang terkoordinasi sangat penting untuk mendukung mekanisme berjalan,” kata Santas.
Rekomendasi umum aktivitas fisik adalah 150 menit per minggu dengan intensitas sedang. Namun, target itu sering sulit dicapai masyarakat dengan jadwal padat.

Zheng menegaskan jalan cepat 15 menit sehari sudah memberi hasil signifikan untuk kesehatan tubuh.
“Latihan lambat sekalipun tetap bermanfaat, tetapi yang kami temukan adalah bahwa jalan cepat, meski hanya 15 menit sehari, memberi keuntungan yang jelas dan signifikan,” tegas Zheng. (P-Khalied M)

