
Ilustrasi pemadam kebakaran memadamkan api. (Courtesy: Getty Images)PRIORITAS, 25/9/26 (Jakarta): Insiden kebakaran gudang penyimpanan peralatan di Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, menelan kerugian materi hingga Rp1 miliar pada Jumat (25/9/26) dini hari.

Merespons laporan dari warga, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan langsung mengerahkan armada pemadam menuju lokasi kejadian.
“Taksiran kerugian mencapai Rp1 miliar,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Sjukri Bahanan saat dikonfirmasi di Jakarta, dikutip Antara, Jumat (25/9/26).
Seiring pergerakan cepat petugas, tim pemadam meluncur ke lokasi kejadian tepat pada pukul 03.00 WIB. Sesuai standar penanganan bencana, sebanyak 95 personel gabungan langsung memadamkan amukan api hingga tahap pendinginan.

“Sjukri mengatakan pihaknya menerima laporan dan berangkat ke tempat kejadian perkara (TKP) pukul 03.00 WIB dan melakukan pemadaman hingga pendinginan pada pukul 04.50 WIB,” ucapnya.
Kronologi temuan petugas PPSU
Bila menengok awal mula insiden, seorang petugas PPSU mendadak mendengar suara letupan dari dalam bangunan. Saat mengecek sumber suara, saksi mata melihat kobaran api sudah membesar memutus akses bangunan.
Gudang seluas 2.000 meter persegi ini menyimpan berbagai peralatan penting seperti radio HT dan karpet. Melihat material yang mudah terbakar, si jago merah menyebar cepat ke seluruh sudut ruangan.
Mengenai pemicu utama kebakaran, pihak Gulkarmat mengindikasikan munculnya fenomena kelistrikan pendek di area gudang. Percikan dari aliran listrik tersebut langsung menyambar tumpukan radio HT dan alat pemancar.
“Dugaan penyebab kebakaran yakni fenomena kelistrikan,” ucapnya.
Hingga Jumat pagi hari, puluhan personel pemadam masih terus mengawal proses pendinginan lokasi. Langkah preventif ini guna mencegah kemunculan kembali titik api di area pemukiman warga. (P-Ant/Khalied M)

