Lompat ke konten
Senin, 12 Oktober 2026
Breaking
NASIONALParlemen

DPR desak Kementerian PU kucurkan Rp36,3 T atasi kekeringan

Langkah cepat selamatkan ribuan hektare lahan pertanian

Khalied Malvino2 menit baca
Bagikan
DPR desak Kementerian PU kucurkan Rp36,3 T atasi kekeringan
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae. (Courtesy: DPR RI)

PRIORITAS, 12/10/26 (Jakarta): Wakil Ketua Komisi V DPR Ridwan Bae mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) gerak cepat atasi kekeringan untuk menanggulangi krisis air pertanian.

Memaparkan fakta lapangan, ia menyebut fenomena cuaca ekstrem El Nino memicu ancaman gagal panen atau puso pada ribuan hektare lahan warga.

Ridwan meminta Ditjen Sumber Daya Air (SDA) memangkas hambatan prosedur administratif dalam menyikapi bencana kekeringan.

Menuntut kehadiran negara, ia mendorong pemanfaatan efektif alokasi anggaran Operasional dan Pemeliharaan tahun berjalan.

“Saya telah mendengar aspirasi masyarakat terdampak. Banyak dari mereka yang mengalami gagal panen. Negara harus hadir memberikan dukungan nyata,” tegas Ridwan melalui keterangan tertulisnya, Senin (12/10/26).

Menjamin ketepatan sasaran, Kementerian PU wajib mengarahkan alokasi bantuan langsung ke titik terparah krisis air.

Menyelamatkan nasib petani, intervensi cepat memegang peranan krusial membendung perluasan dampak puso.

“Harus ada aksi cepat, tepat, dan terukur dari pemerintah agar masyarakat dapat menyelamatkan lahan mereka,” tambahnya.

Legislator senior Partai Golkar ini mendorong Ditjen SDA memperketat koordinasi teknis bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di berbagai pelosok daerah.

Merinci opsi solusi, pemerintah dapat membagikan bantuan pompa air darurat, subsidi bahan bakar pengairan, hingga perbaikan jaringan irigasi sekunder.

Mengingatkan risiko keterlambatan, kelalaian penanganan darurat berpotensi meruntuhkan fondasi ketahanan pangan nasional.

Menghitung dampak kerugian, petani memikul beban ekonomi terberat tanpa bantuan teknis memadai.

“Jika terlambat, maka ketahanan pangan nasional taruhannya,” ujar Ridwan.

Mengulas dukungan fiskal, Komisi V DPR telah menyetujui alokasi anggaran Kementerian PU pada RAPBN 2027 sebesar Rp114,58 triliun dengan jatah Ditjen SDA mencapai Rp30,6 triliun.

Membandingkan porsi anggaran, Ditjen SDA mengelola dana sebesar Rp36,3 triliun dari total pagu Kementerian PU senilai Rp132 triliun pada tahun 2026.

“Sementara di tahun 2026 ini, Ditjen SDA mengelola anggaran sebanyak Rp 36,3 triliun dari total anggaran Kementerian PU sebanyak Rp 132 triliun,” jelasnya. (P-Khalied M)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami