
Zefanya Senduk dari Jurusan Akuntansi dan Christo Moningka dari Jurusan Teknik Elektro Mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) andalan Sulut. PRIORITAS, 28/9/26 (Mamuju) : Tim Bridge Sulawesi Utara tampil sebagai juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ke-60 Bridge 2026 di Mamuju, Sulawesi Barat.

Sulut yang dimotori mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Zefanya Senduk dari Jurusan Akuntansi dan Christo Moningka (Jurusan Teknik Elektro) mendulang total medali 5 emas dan 1 medali perunggu.
Tidak tergoyahkan
Turnamen yang digelar pada 17–26 September 2026 itu, Sulut tampil tak tergoyahkan di nomor beregu (Tim Under 25).

Pada hari terakhir kompetisi yang penuh tensi, pasangan atlet muda Polimdo sukses menyegel medali emas ketiga mereka dan menegaskan dominasi Sulawesi Utara di arena bridge nasional.
Ketenangan mental serta strategi pembacaan kartu yang presisi menjadi kunci utama mengandaskan perlawanan sengit tim-tim tangguh dari berbagai provinsi di Indonesia.
Dengan tambahan emas di partai pamungkas ini, duo andalan Sulut tersebut mengakhiri turnamen dengan torehan fantastis: 3 medali emas dan 1 medali perunggu.
Total Sulut lima emas
Performa luar biasa Zefanya dan Christo ini menjadi penyumbang porsi terbesar bagi Kontingen Sulawesi Utara, yang secara keseluruhan berhasil memboyong 5 medali emas sekaligus mengamankan gelar juara umum dalam ajang bergengsi antarprovinsi ini.
Prestasi ini membuktikan bahwa latar belakang akademis yang berbeda—gabungan antara ketelitian analisis finansial dari Akuntansi dan logika terstruktur dari Teknik Elektro, mampu menciptakan sinergi yang mematikan di meja bridge.
Bridge, yang sering dijuluki sebagai “olahraga otak”, menuntut fokus tinggi, kerja sama tim yang solid, serta kalkulasi peluang dalam hitungan detik.
”Tentu ini hasil dari latihan keras dan konsistensi selama beberapa bulan terakhir. Bertanding di level nasional dengan tekanan tinggi bukanlah hal mudah, tetapi kami fokus pada strategi di setiap sesi pertarungan,” ujar Zefanya penuh syukur usai upacara penganugerahan medali.
Keberhasilan luar biasa ini tak hanya membawa harum nama Provinsi Sulawesi Utara di kancah nasional, tetapi juga semakin memperkokoh reputasi Politeknik Negeri Manado (Polimdo) sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga gemilang dalam pembinaan bakat non-akademis.
Pihak manajemen kampus dan jajaran pelatih mengapresiasi tinggi dedikasi kedua mahasiswa tersebut seperti dikutip bunaken.co.id.
Dukungan penuh dari civitas akademika Polimdo terbukti mampu mencetak atlet-atlet berdedikasi tinggi yang sanggup bersaing di level tertinggi. (P-*/wr)

