PRIORITAS, 9/10/26 (Melonguane, Talaud): Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Workshop Pengelolaan dan Penatausahaan Pertanggungjawaban Dana BOSP Talaud Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kepulauan Talaud, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman satuan pendidikan mengenai pengelolaan anggaran, penatausahaan, serta penyusunan pertanggungjawaban dana agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Workshop tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Asisten Administrasi Umum Sekda yang juga menjabat Pelaksana Tugas Inspektur Kabupaten Kepulauan Talaud, Kepala Dinas Dikpora, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta para Inspektur Pembantu (Irban).
Pentingnya Tata Kelola Dana Pendidikan
Dalam sambutannya, Welly Titah menjelaskan bahwa dana BOSP memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan pelayanan pendidikan di daerah. Anggaran tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memastikan satuan pendidikan memperoleh dukungan sumber daya yang memadai.
“Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan atau BOSP Tahun 2026 menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memastikan setiap satuan pendidikan memiliki dukungan sumber daya yang memadai untuk menyelenggarakan layanan dasar pendidikan,” tegas Bupati.
Meski memberikan manfaat besar bagi penyelenggaraan pendidikan, Bupati mengingatkan bahwa pengelolaan dana BOSP harus disertai tanggung jawab yang jelas. Transparansi, ketertiban administrasi, dan akuntabilitas menjadi prinsip penting dalam setiap tahapan penggunaan anggaran.
Menurutnya, pengelolaan anggaran yang tertib dan sesuai ketentuan diperlukan agar dana pendidikan dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran serta mendukung peningkatan kualitas layanan belajar bagi peserta didik.
Libatkan Kepala Sekolah hingga Operator BOS
Workshop ini diikuti para kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Kepulauan Talaud. Kegiatan tersebut juga melibatkan bendahara dan operator BOS pendidikan yang berperan dalam administrasi serta pelaporan penggunaan dana.
Bupati mengapresiasi kehadiran para kepala sekolah, bendahara, dan operator dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur pengelola anggaran menjadi salah satu kunci untuk memastikan administrasi dana BOSP berjalan dengan baik.
Ia berharap workshop ini dapat membantu satuan pendidikan mengantisipasi berbagai kendala administrasi dan meminimalkan risiko permasalahan hukum akibat ketidaksesuaian dalam pengelolaan maupun pertanggungjawaban anggaran.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mendorong pengelolaan dana BOSP yang semakin tertib, transparan, dan akuntabel. Dengan tata kelola yang baik, anggaran pendidikan diharapkan dapat memberikan manfaat optimal bagi sekolah dan masyarakat. (P-Nelson Sangadi)








