PRIORITAS, 10/10/26 (Amsterdam): Bek tengah klub sepakbola Belanda SC Heerenveen, Mees Hilgers, menargetkan diri untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Match Day November mendatang. Di bulan itu, skuad Garuda dijadwalkan melakoni laga tandang krusial melawan salah satu kontestan Piala Dunia 2026, Yordania.
Pemain berusia 25 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi intensif dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, terkait situasinya di klub Liga Belanda tersebut.
"Kami sudah berdiskusi dan memutuskan bahwa saya akan tetap berada di sini terlebih dahulu. Namun, saya berasumsi pada November nanti, ketika saya sudah bisa bermain dalam pertandingan, kemungkinan besar saya akan mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia," ujar Hilgers saat diwawancarai media Belanda Voetbalprimeur, yang bermarkas di Amsterdam, dikutip Jumat (9/10/26).
Seperti diketahui, Mees Hilgers menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia saat mengucapkan sumpah WNI (Warga Negara Indonesia) pada 30 September 2024 di Brussel, Belgia. Hilgers berdarah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Manado, sementara ayahnya dari Belanda.
Sinyal positif dari bangku cadangan
Di klubnya, kabar baik datang setelah Hilgers akhirnya masuk dalam skuad pertandingan SC Heerenveen untuk laga kontra PSV Eindhoven pada Sabtu (10/10/26) dini hari WIB. Meskipun memulai laga dari bangku cadangan, kehadiran namanya menjadi sinyal positif setelah melewati periode pemulihan cedera panjang.
Bek dengan catatan empat caps bersama Tim Garuda ini tercatat sudah absen bermain selama lebih dari satu tahun.
Laga terakhir di klub, membela FC Twente melawan AZ Alkmaar di play-off Liga Konferensi Eropa pada 25 Mei 2025.
Sedangkan laga terakhir di Timnas, saat melawan Jepang pada Juni 2025 dalam laga pemungkas Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bangga Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Di samping fokus pada pemulihan fisiknya, Hilgers turut menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri dahaga gelar juara sub-konfederasi selama 35 tahun.
Pada partai final yang berlangsung dramatis, Indonesia sukses menumbangkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-2, setelah bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu.
"Ya, saya sangat bahagia untuk negara ini (Indonesia), dan tentu saja untuk rekan-rekan saya. Pada akhirnya, saya benar-benar ingin berada di sana bersama mereka," kata bek setinggi 185 cm tersebut.
"Kami berhasil meraih sesuatu yang belum pernah dicapai selama lebih dari 30 tahun. Jadi, sangat disayangkan kemarin saya tidak bisa berada di sana," ujarnya. (P/Ant/ht)








