APBD-P Talaud 2026 dikebut, Bupati Welly Titah soroti anggaran dan kebutuhan rakyat

Sem Muhaling
Kamis, 13 Agustus 2026
DAERAH 0 256
4 menit membaca

PRIORITAS, 11/8/26 (Talaud): Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, memimpin rapat internal strategis untuk membahas APBD-P Talaud tahun 2026. Rapat bersama jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama (PPT) di Ruang Kerja Bupati Selasa (11/8/26) untuk memastikan anggaran tetap efisien, akuntabel, dan tepat sasaran.


Dalam arahannya, Welly menegaskan APBD Perubahan bukan sekadar penyesuaian angka. Menurutnya, perubahan anggaran harus menjawab dinamika pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah perlu mencermati kembali berbagai program yang telah berjalan. Pemkab juga harus memastikan kebutuhan mendesak warga mendapat perhatian dalam perubahan anggaran.

“Kita harus memastikan setiap rupiah dari anggaran perubahan ini memberikan dampak nyata. Efisiensi dan ketepatan sasaran adalah kunci. Kita tidak boleh boros, namun juga tidak boleh terlambat dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat,” tegas Welly Titah.

Bupati menilai momentum perubahan APBD juga penting untuk mengevaluasi kinerja pembangunan. Evaluasi tersebut mencakup capaian program selama semester pertama tahun 2026.


Program prioritas harus lebih tajam

Selanjutnya, Welly meminta seluruh kepala dinas dan badan menajamkan kembali skala prioritas pembangunan. Pemerintah daerah perlu mengarahkan anggaran pada program dengan urgensi tinggi. Fokus tersebut terutama menyasar peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur dasar. Selain itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan juga menjadi perhatian utama.

Menurut Welly, pemerintah tidak boleh menyebar sumber daya pada terlalu banyak program. Sebaliknya, setiap perangkat daerah harus mengarahkan anggaran pada kegiatan yang memberi manfaat nyata. Dengan demikian, perubahan APBD dapat memperkuat program yang benar-benar masyarakat butuhkan. Kebijakan tersebut sekaligus mendorong penggunaan anggaran secara lebih efektif.

Hindari tumpang tindih program antar-dinas

Welly juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektoral dalam pelaksanaan program pemerintah. Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi sebelum menyusun kegiatan dalam APBD-P. Menurutnya, tumpang tindih program dapat mengurangi efektivitas penggunaan anggaran. Karena itu, setiap perangkat daerah harus memastikan programnya memiliki sasaran dan indikator yang jelas.

Koordinasi lintas sektor juga memungkinkan pemerintah menggabungkan sumber daya untuk kegiatan yang memiliki tujuan serupa. Dengan cara tersebut, pemerintah dapat memperoleh hasil pembangunan yang lebih maksimal.

Minta dokumen APBD-P segera disiapkan

Untuk memperlancar proses pembahasan hingga penetapan anggaran, Welly memberikan instruksi kepada seluruh pimpinan perangkat daerah. Ia meminta mereka mempercepat penyiapan dokumen pendukung teknis. Koordinasi intensif juga harus berlangsung antara Sekretariat Daerah, Badan Keuangan Daerah, serta dinas terkait. Langkah tersebut penting agar seluruh kebutuhan administrasi dan teknis dapat segera terpenuhi.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menargetkan proses penetapan APBD Perubahan 2026 berjalan tepat waktu. Dengan demikian, pemerintah dapat segera menjalankan program prioritas pada paruh kedua tahun anggaran.

“Keterlambatan dalam penetapan anggaran akan berdampak langsung pada terhambatnya kegiatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, saya minta semua pihak bekerja dengan cepat, cermat, dan penuh tanggung jawab,” tambah Welly.

Jaga stabilitas fiskal, percepat pembangunan

Melalui pembahasan APBD Perubahan, Pemkab Kepulauan Talaud berkomitmen menjaga stabilitas fiskal daerah. Pemerintah juga ingin meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui pengelolaan anggaran yang lebih terarah. Anggaran perubahan nantinya harus mampu merespons kebutuhan daerah secara lebih cepat. Selain itu, pemerintah ingin memastikan setiap program memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat.

Pemkab Talaud optimistis kebijakan tersebut dapat mempercepat pembangunan berbagai sektor. Pemerintah juga berharap langkah itu mampu memperkuat pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pada akhirnya, pengelolaan APBD-P 2026 menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bumi Porodisa. Pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan pada paruh kedua tahun 2026 berjalan lebih efektif.

Seluruh pimpinan perangkat daerah hadir

Rapat internal tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, dan staf ahli Bupati. Selain itu, seluruh kepala dinas dan badan di lingkungan Pemkab Kepulauan Talaud mengikuti pertemuan tersebut. Kehadiran seluruh pimpinan perangkat daerah menunjukkan pentingnya koordinasi dalam penyusunan APBD-P 2026. Selanjutnya, setiap perangkat daerah akan menindaklanjuti arahan Bupati sesuai bidang masing-masing.

APBD Perubahan merupakan penyesuaian terhadap APBD yang telah ditetapkan sebelumnya. Pemerintah dapat melakukan penyesuaian ketika terjadi perubahan kondisi ekonomi, politik, atau bencana alam yang signifikan. Penyesuaian tersebut bertujuan menjaga relevansi alokasi anggaran dengan kebutuhan daerah. Dengan begitu, pemerintah dapat mengarahkan belanja daerah sesuai perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat. (P- Nelson Sangadi)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan