Terkait buku “Memburu Muhammad”, Kemenag: Berpotensi timbulkan kegaduhan

Armin Mandika
Jumat, 25 September 2026
HUKRIM 0 60
2 menit membaca

PRIORITAS, 25/9/26 (Jakarta): Terkait kemunculan buku ‘Memburu Muhammad’ yang diduga melakukan penistaan agama, disayangkan Kementerian Agama (Kemenag) karena berpotensi menimbulkan kegaduhan.


“Pihak Kementerian Agama menyayangkan munculnya buku cerpen yang memuat materi sensitif dan berpotensi menimbulkan kegaduhan serta menyinggung keyakinan umat beragama,” kata Kepala Biro (Kabiro) Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Ashar, seperti dilansir dari Detik.com, Jumat (25/9/26) terkait kemuncula buku tersebut.

Dikatakannya, kebebasan berekspresi harus berjalan selaras dengan tanggung jawab dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur serta keyakinan orang lain. Dia mengajak semua pihak untuk tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat memperkeruh suasana serta mengganggu kerukunan umat beragama.

“Kita berbeda boleh, berekspresi boleh, tetapi jangan sampai kebebasan kita melukai dan merusak kerukunan,” ungkapnya.


Seperti diketahui, sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan oleh kemunculan dua buku yang diduga menistakan agama. Dua buku yang dimaksud berjudul ‘Bukan Perawan Maria’ dan ‘Memburu Muhammad’.

Lewat unggahan yang beredar di media sosial, buku kontroversial tersebut dinarasikan ditulis oleh seseorang yang disebut pro-LGBT. Unggahan tersebut juga memperlihatkan beberapa penggalan tulisan dalam buku yang dianggap menistakan agama tertentu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya baru mendapat informasi mengenai hal tersebut. Dia menegaskan kemunculan buku itu akan didalami oleh pihak kepolisian.

“Kami pasti akan didalami, baik itu dari Direktorat Siber apabila berada di dunia digital, maupun dari pihak Ditreskrimum,” katanya.(P-*/am)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan