Ilustrasi – Tim perahu naga (dragon boat) Indonesia merayakan kemenangan seusai final perahu naga nomor 10 seater-500m saat The World Games 2025 di Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya, Minggu (10/8/2025). ANTARA FOTO/Xinhua/Li Jianan/agr
PRIORITAS, 18/12/25 (Thailand): Kontingen Indonesia kembali menambah medali emas dan perak dari cabang dayung setelah tim perahu naga mempersembahkan emas dan perak pada nomor nomor small boat 200 meter putra dan putri pada SEA Games Thailand 2025 di Rayong, Kamis (18/12/25).
Tim Perahu Naga Putra meraih emas dari nomor small boat 200 meter setelah finis pertama dengan catatan waktu total 1 menit 32, 878 detik, mengungguli empat tim lain yaitu Thailand, Myanmar, Filipina dan Malaysia. Namun, di babak pertama Tim Perahu Naga putra sempat kalah dari tuan rumah Thailand. Indonesia hanya menorehkan catatan waktu 46 menit 506 detik, kalah dari wakil tuan rumah yang mencatat waktu 46,304 detik.
Akan tetapi, Sahrul Gunawan dan kawan-kawan mampu comeback pada babak kedua, dengan finis tercepat dengan catatan waktu 46,374 detik mengalahkan wakil Thailand dengan catatan waktu 46,584 detik. Total waktu menunjukkan kemenangan bagi Tim Indonesia dengan selisih tipis dari Thailand di peringkat kedua dengan 1 menit 32,888 detik.
Sedangkan peringkat ketiga dihuni Myanmar dengan 1 menit 37,938 detik, disusul Filipina dengan 1 menit 40,030 detik, dan Malaysia di posisi terakhir dengan 1 menit 41,157 detik.
Tim putri sempat unggul
Sementara di putri, Indonesia memastikan medali perak setelah finis kedua dengan catatan waktu total 1 menit 44,908 detik. Tim Indonesia unggul lebih dulu pada babak pertama ketika menjadi yang tercepat dengan waktu 52,303 detik, di atas Vietnam yang mencatatkan 52,436 detik.
Namun, pada babak kedua, Vietnam membalikkan keadaan dengan membukukan 52,094 detik, di atas Indonesia dengan 52,605 detik. Selisih waktu yang lebih besar di babak kedua membuat total catatan waktu Vietnam lebih unggul dengan 1 menit 44,530 detik.
Dilansir Antara, tuan rumah Thailand yang mencatatkan waktu 1 menit 45,465 detik harus puas di peringkat ketiga, diikuti Myanmar (1 menit 47,089 detik), Singapura (1 menit 50,878 detik) dan Filipina (1 menit 52,180). (P-wr)