PRIORITAS, 23/8/26 (Papua): Lonjakan ribuan titik panas mengancam wilayah Papua Tengah sepanjang pertengahan Agustus 2026. Kepala BMKG Nabire Husain Kamadi mengonfirmasi kemunculan 1.923 titik panas yang mendominasi kawasan Kabupaten Nabire pada Minggu (23/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa penurunan curah hujan memperparah kekeringan sumber air di berbagai wilayah. Oleh karena itu, semak kering sangat mudah terbakar hanya karena percikan api kecil.
Selanjutnya, BMKG mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di area semak kering. Sebab, partikel asap beracun akan terus melayang di udara selama hujan belum turun.
Bahkan, penurunan kualitas udara ini berpotensi memicu penyakit infeksi saluran pernapasan akut bagi warga setempat. Namun, pemerintah daerah belum memiliki alat pengukur kualitas udara khusus di kawasan Papua Tengah.
Akhirnya, kepolisian dan BPBD meminta masyarakat untuk segera melaporkan setiap temuan titik api. Dengan demikian, petugas gabungan dapat memadamkan kebakaran lahan sejak dini secara cepat. (P-Gio R)








