Tak terbayangkan bahayanya, Sahroni: ‘Vape’ dilarang total banyak mudaratnya

Armin Mandika
Selasa, 4 Agustus 2026
HUKRIM 0 334
2 menit membaca

PRIORITAS, 4/8/26 (Jakarta): Wacana Presiden Prabowo Subianto melarang total rokok elektronik atau vape guna mencegah penyebaran narkoba, sepenuhnya didukung Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.


“Saya sudah lama dan berulang-ulang memang menyuarakan agar vape ini dilarang total karena banyak mudaratnya, maka ketika Pak Presiden menyampaikan dukungannya jika vape mau dilarang, tentunya ini baik sekali. Sangat ditunggu-tunggu,” ungkapnya di Jakarta, Senin (3/8/26).

Menurut Sahroni potensi penyalahgunaan vape sudah terbilang gawat. Data terakhir, kepolisian mendapati pabrik rumahan di Tangerang, Banten, yang memproduksi 12.000 cartridge (wadah cairan) untuk disalahgunakan sebagai medium narkotika.

“Omzetnya Rp60 miliar dan melibatkan warga negara asing. Ini baru satu dari sekian kasus yang terungkap dan skala rumahan. Tidak terbayang ancamannya kalau dibiarkan berkembang. Sangat darurat,” katanya.


Bahkan dia menyoroti metode promosi vape di media sosial. Menurutnya, kampanye vape sudah kebablasan karena dilakukan secara terang-terangan dan tidak mempertimbangkan audiens di bawah umur.

“Produk semacam ini tidak boleh dipromosikan seperti itu. Banyak anak kecil di bawah umur melihat dan penasaran hingga berujung mencoba. Bahaya sekali bagi generasi bangsa,” tutur Sahroni.

Presiden Prabowo sebelumnya meminta pelarangan total vape bisa diterapkan jika hasil kajian bersama menunjukkan rokok elektrik itu memiliki lebih banyak risiko dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru.

“Jika begitu, saya perintahkan untuk tidak ragu-ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia,” tegas Prabowo.(P-*/am)

 

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan