
Presiden Prabowo Subianto. (BPMI Setpres)Swasembada Beras dan Sekolah Rakyat Jadi Bukti

PRIORITAS, 13/1/2026 (Jakarta): Presiden Prabowo Subianto mematahkan langsung isu perpecahan yang beredar liar di media sosial. Dengan nada tegas, ia menegaskan Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya bekerja solid, kompak, dan fokus mengeksekusi program-program prioritas negara, sembari membeberkan sejumlah capaian konkret pemerintahan di hadapan pejabat negara, murid, dan para guru Sekolah Rakyat, Senin (12/1/2026).
Presiden meminta publik tidak mempercayai berbagai analisis di media sosial yang menyebutkan adanya perpecahan di lingkaran pemerintahannya.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan pidato dalam acara peresmian 166 Sekolah Rakyat yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

“Saya benar-benar bahagia hari ini. Kementerian-kementerian saya, kabinet, saya merasakan kompak. Jangan percaya orang-orang yang terlalu pintar yang menganalisis di media sosial dan mengatakan ada perpecahan. Tidak benar,” tegas Prabowo sebagaimana dilansir Antara.
Presiden menilai kerja sama antarkementerian di Kabinet Merah Putih berlangsung luar biasa dan menghasilkan capaian nyata. Menurutnya, keberhasilan demi keberhasilan yang dicapai pemerintah menjadi bukti solidnya kerja tim di lingkungan kabinet.
Salah satu capaian tersebut adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025, meski menghadapi tantangan El Nino dan kekeringan berkepanjangan pada 2024–2025.
“Kita bisa mengatasi dan menghasilkan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Cadangan beras pemerintah hari ini juga yang tertinggi sepanjang sejarah,” ujar Presiden.
Prabowo menambahkan, setelah swasembada beras, pemerintah juga menargetkan swasembada jagung dalam waktu dekat, khususnya untuk mendukung sektor peternakan dan pertanian. Selanjutnya, swasembada akan diperluas ke sektor-sektor strategis lainnya.
Selain sektor pangan, Presiden juga menyoroti keberhasilan pembangunan dan operasional 166 Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Program pendidikan berasrama yang sepenuhnya dibiayai negara ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin.
“Sasaran kita 500 Sekolah Rakyat sampai 2029, Insyaallah tercapai. Saya sampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Menteri Sosial dan jajarannya yang bekerja keras,” kata Prabowo.
Program Sekolah Rakyat berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial yang dipimpin Saifullah Yusuf sebagai leading sector, dan menjadi salah satu program unggulan pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. (P-*/bwl)

