Pemadaman karhutla Kalimantan memasuki fase kritis

Giovanni Riung
Selasa, 29 September 2026
HUMANIORA 0 38
2 menit membaca

PRIORITAS, 29/9/26 (Kalimantan): Upaya pemadaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus berlangsung secara massif di Kalimantan Tengah. Pasalnya, kondisi karhutla di wilayah tersebut kini resmi memasuki fase kritis.


Kondisi cuaca yang sangat kering memicu munculnya banyak titik api baru.

Oleh sebab itu, sebanyak 13.435 personel gabungan diterjunkan langsung ke lokasi bencana. Petugas bekerja nonstop selama 24 jam demi menyekat penjalaran api agar tidak makin meluas seperti dilansir dari mmc.kalteng.

Selanjutnya, kerja keras tim gabungan sukses memadamkan 157,11 hektare lahan terbakar dalam kurun waktu 24 jam. Petugas menyisir area rawan dengan membawa peralatan pemadam darat.


Meskipun demikian, tingkat kemudahan terjadinya kebakaran di Kalteng masih berada di zona merah. “Data harian mencatat upaya pemadaman darat berhasil menangani karhutla seluas 157,11 hektare,” tulis laporan resmi Pusdalops BPBPK Kalteng, Minggu (27/9/2026).

Masyarakat Diimbau Waspadai Bahaya Asap dan Potensi Cuaca Ekstrem

Sementara itu, kabut asap pekat memicu penurunan kualitas udara hingga level tidak sehat dan berbahaya. Petugas meminta warga agar disiplin memakai masker serta mengurangi aktivitas di luar rumah.

Namun, BMKG memprediksi potensi hujan lebat disertai angin kencang akan turun di wilayah utara Kalteng.

Oleh sebab itu, warga diimbau tetap waspada terhadap ancaman cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Sinergi masyarakat dan petugas menjadi kunci utama untuk mengakhiri krisis karhutla ini. (P-*Ant/Gio R)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan