
Alwi Farhan melakukan smes ke arah pebulu tangkis putra China Li Shi Feng saat final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/26). ANTARA FOTO/Fauzan) PRIORITAS, 28/9/26 (Nagoya): Pebulutangkis tinggal putra Indonesia, Alwi Farhan harus mengakui ketangguhan mantan juara dunia Kunlavut Vitidsarn asal Thailand pada semifinal bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Senin (28/9/26).

Alwi menyerah dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 15-21. Hasil itu membuatnya gagal melaju ke partai puncak dan harus puas meraih medali perunggu.
Namun, tim bulutangkis Indonesia memiliki dua wakil di babak final setelah Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah lebih dahulu memastikan tiket final setelah menyingkirkan Feng Yan Zhe/Huang Dongping dari China. Amri/Nita tampil dominan dan menang dua gim langsung 21-12 dan 21-14.
Kemudian menyusul ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Mereka melaju ke final setelah mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan skor 21-11 dan 21-14.

Namun, Indonesia gagal menciptakan final sesama wakil Merah Putih di sektor ganda putra.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang diharapkan bisa lolos ke final gagal melakukan revans dari pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang melalui pertarungan tiga gim 17-21, 21-13, dan 9-21.
Kunlavut mampu mengendalikan permainan sejak gim pertama. Alwi berusaha menahan tekanan, tetapi wakil Thailand tersebut lebih konsisten dan menutup gim pembuka dengan skor 21-13.
Di gim kedua, Alwi mencoba meningkatkan perlawanan. Namun, Kunlavut tetap menjaga keunggulan dan memastikan kemenangan 21-15.P*/wr).

