Polres Barito Selatan gaet radio lokal kenalkan layanan antar jemput warga

Herling Tumbel
Rabu, 19 Agustus 2026
2 menit membaca

​PRIORITAS, 19/8 (Buntok, Kalteng): Kepolisian Resor Barito Selatan (Polres Barsel), Kalimantan Tengah,memanfaatkan media penyiaran guna memperluas jangkauan informasi mengenai berbagai fasilitas masyarakat, termasuk fasilitas patroli yang dapat dimanfaatkan publik secara langsung.

​Langkah ini ditempuh melalui sesi bincang-bincang (podcast) khusus yang digagas oleh Dinas Komunikasi setempat, berlokasi di Jalan Pahlawan Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (18/8/26).

​AKBP Jeckson R. Hutapea selaku pimpinan kepolisian wilayah, hadir di studio penyiaran didampingi sejumlah jajaran Satuan Reserse Kriminal, Satuan Lalu Lintas, dan Bagian Humas.

​Rombongan korps cokelat tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Barsel, Markani, bersama Plt. Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik Diskominfo Barsel, Sri Fauziah, S.E., M.I.P., di fasilitas ruang rekam lantai dua dinas tersebut.

Kapolres Barito Selatan, AKBP Jeckson R. Hutapea (tengah), bersama pejabat di lingkup Dinas Kominfo Barsel, dalam kunjungan wawancara ‘podcast’ di Dinas Kominfo Barsel. Kapolres didampingi jajaran Satuan Kriminal, Satuan Lalu Lintas dan Bagian Humas. (Beritaprioritas.com/Ahmad Arbani)

Disebutkan, ​Inisiatif publikasi via gelombang Batuah FM ini dipicu keberhasilan institusi kepolisian daerah dalam meraih apresiasi tingkat nasional.

​Fokus pembahasan utama tertuju pada keberadaan program inovatif bertajuk Anjeli (Antar Jemput Warga Sambil Patroli), sebuah layanan pengawalan sekaligus transportasi gratis yang masuk jajaran nominasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).

​Pihak kepolisian mengklaim bahwa seluruh gagasan operasional yang dirancang bertujuan utama mendekatkan kehadiran aparat keamanan di tengah krisis harian warga.

​Kolaborasi media ini diharapkan mampu mendongkrak kesadaran masyarakat sekitar sekaligus menjaga stabilitas keamanan di kabupaten, wilayah hukum “Bumi Tambun Bungai” – semboyan daerah Kalimantan Tengah – tersebut.

​“Program yang kami laksanakan pada prinsipnya merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran Polisi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya, terutama dalam membantu kesulitan yang dialami masyarakat, sesuai tagline Polri Untuk Masyarakat,” kata petinggi Kepolisian Resor itu. (P-Ahmad Arbani)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025