Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, adakan Safari Ramadan di Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulut. Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sulut, Gubernur sekaligus menyerahkan bantuan bagi masyarakat dan pemerintah di Tanah Totabuan. (Sumber: Diskominfosantik Sulut)PRIORITAS, 10/3/26 (Kotamobagu, Sulut): Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menegaskan pentingnya stabilitas keamanan sebagai sarat utama mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah.
Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, sekaligus buka puasa bersama pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu, Selasa (10/3/26), di Basement Masjid Baitul Makmur, Kota Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Sulut.
Dalam Safari Ramadan di wilayah Bolmong Raya itu, Gubernur Yulius Selvanus hadir bersama Ketua TP PKK Sulut, Anik Yulius Selvanus.
Kedatangan rombongan mereka disambut Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, unsur Forkopimda, serta tokoh agama dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan, momentum buka puasa bersama tidak sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang lahir dari ibadah di bulan Ramadan seperti disiplin, kesabaran, dan kejujuran harus menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Stabilitas keamanan adalah syarat mutlak atau harga mati agar pembangunan ekonomi dan investasi di Sulawesi Utara, khususnya di Kotamobagu, dapat berjalan maksimal demi kesejahteraan rakyat,” ujar Yulius.
Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat dicapai jika pemerintah dan masyarakat membangun sinergi yang kuat dengan menjunjung tinggi kejujuran serta disiplin.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah Kota Kotamobagu yang dinilai mampu menjaga kolaborasi dan keselarasan dengan program pembangunan Pemprov Sulut.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai toleransi yang selama ini menjadi identitas daerah. “Semangat ‘Torang Samua Basudara’ harus terus kita jaga, jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah persatuan,” tuturnya.
Safari Ramadan ini, diisi dengan penyerahan sejumlah bantuan dari pemerintah provinsi Sulut kepada masyarakat dan pemerintah Kota Kotamobagu. (P-*r/dl)