PRIORITAS, 2/9/26 (Jakarta): Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus memperjuangkan pemerataan akses komunikasi dan internet bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Plt Bupati Sitaro Heronimus Makainas, SE., bersama jajaran DPRD dan Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan upaya tersebut melalui audiensi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI di Jakarta, Selasa (2/9/2026).
Dalam pertemuan itu, Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Kemkomdigi Mulyadi menerima rombongan Plt Bupati Sitaro. Audiensi itu membahas sejumlah persoalan infrastruktur digital. Di antaranya, pengembangan jaringan Palapa Ring Tengah dan penanganan wilayah yang masih mengalami blankspot.
Salah satu agenda utama pemerintah daerah adalah percepatan penanganan infrastruktur Palapa Ring Tengah, khususnya segmen Manado–Ondong Siau.
Jalur Palapa Ring Tengah akan disesuaikan

Pembahasan tersebut menyepakati adanya re-routing atau penyesuaian jalur infrastruktur Palapa Ring Tengah. Jalur usulan pemkab adalah mengubah jalur segmen Ondong-Manado menjadi segmen Ulu–Tagulandang–Bitung/Likupang.
Pemkba berharap, penyesuaian jalur tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sitaro. Selain memperkuat konektivitas antarpulau, infrastruktur tersebut kiranya mampu mendukung kebutuhan komunikasi dan akses internet di wilayah kepulauan.
Pemerintah daerah menilai konektivitas digital semakin penting karena masyarakat membutuhkan akses informasi dan layanan berbasis internet dalam berbagai aktivitas. Karena itu, Pemkab Sitaro terus memperjuangkan ke pemerintah pusat penguatan infrastruktur digital sebagai salah satu kebutuhan penting.
Usulkan 5 titik blankspot mendapatkan BTS
Selain Palapa Ring, Pemkab Sitaro menyampaikan masih terdapat sejumlah wilayah yang belum memperoleh layanan telekomunikasi secara memadai.
Pemerintah daerah mengusulkan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) baru pada lima titik yang masih mengalami blankspot.
Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan seluruh BTS tersebut belum dapat terealisasi dalam waktu dekat. Sebagai tahap awal, pemerintah pusat menyetujui pembangunan BTS di Kampung Bukide.
Realisasi pembangunan BTS di wilayah tersebut rencananya mulai awal 2027. Kehadiran infrastruktur ini kiranya dapat membuka akses komunikasi yang lebih baik bagi masyarakat setempat.
Perluas akses internet via VSAT BAKTI
Dukungan lain yang Pemkab Sitaro dapatkan adalah persetujuan penambahan alokasi VSAT BAKTI. Pemkab berharap penambahan perangkat tersebut dapat membantu penyediaan akses internet pada wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi secara optimal.
Heronimus Makainas menegaskan pemerataan infrastruktur digital merupakan kebutuhan penting bagi Sitaro. Kondisi geografis yang terdiri atas sejumlah pulau membuat akses komunikasi dan internet menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan masyarakat.
Menurutnya, konektivitas digital bukan hanya berkaitan dengan komunikasi, tetapi juga dapat menunjang pendidikan, pelayanan pemerintahan, perekonomian, serta berbagai aktivitas masyarakat.
Pemkab Sitaro dorong dukungan pemerintah pusat
Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro Moghtar H.M. Kaudis, S.Pi., M.Si., Wakil Ketua DPRD Ronald Takarendehang, SE., Ak., serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sitaro Dr. Indra Purukan, M.MT.
Pemkab Sitaro berharap hasil pertemuan dengan Kemkomdigi dapat segera ditindaklanjuti melalui program pembangunan infrastruktur digital di daerah.
Pemerintah daerah juga akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar wilayah-wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses komunikasi dapat memperoleh layanan secara bertahap.
Dengan penguatan Palapa Ring, pembangunan BTS dan penambahan VSAT BAKTI, Pemkab Sitaro berharap kesenjangan konektivitas digital antarpulau dapat semakin diperkecil dan masyarakat memperoleh akses komunikasi serta internet yang lebih merata. (P-*r/sm)








