
Thalita Ramadhani Wiryawansaat melawan Sim Yu-jin saat Indonesia melawan Korea Selatan dalam semifinal kejuaraan Piala Uber di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5/26). (Foto: PBSI) PRIORITAS, 3/5/26 (Denmark): Tim bulu tangkis putri Indonesia gagal mengulangi prestasi yang diraih dua tahun lalu usai tumbang dari Korea Selatan 1-3 di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5/26). Meski gagal hasil ini tetap memberi catatan manis.

Tim Uber Indonesia yang didominasi atlet muda ini dipastikan berdiri di podium dan mengalungkan medali perunggu pada hari penutupan turnamen. Kemenangan Korea Selatan memastikan mereka berhadapan dengan juara bertahan China di partai puncak. Pada semifinal lainnya, China menumbangkan Jepang dengan skor telak 3-0.
Pada final Minggu (4/5/26) waktu setempat akan menjadi pertemuan ke-10 antara China dan Korea Selatan di laga puncak Piala Uber. Pertemuan terakhir mereka di final terjadi pada Bangkok 2022, ketika Korea Selatan keluar sebagai juara dengan skor 3-2.
Putri kalah dari An Se-young

Faktor pembeda dari semifinal dua tahun lalu adalah kehadiran An Se-young. Tunggal nomor satu dunia itu absen di Chengdu 2024 karena cedera, tetapi kali ini tampil prima sebagai tunggal pertama Korea Selatan. An menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Pebulu tangkis asal Negeri Ginseng itu menundukkan Putri 21-19, 21-5 untuk membuka keunggulan timnya. Bagi Putri, ini adalah kekalahan ke-10 dari 10 pertemuan melawan An. Ketinggalan 0-1, Indonesia berharap pada formasi lama Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang diturunkan sebagai ganda pertama.
Pasangan ini sempat menumbangkan duo peringkat tiga dunia Lee So-hee/Baek Ha-na di Kejuaraan Dunia 2025. Sayangnya, kemenangan tersebut tidak terulang. Febriana/Amallia kalah 16-21, 21-19, 15-21 setelah bertarung selama 1 jam 28 menit.
Kejutan manis dari Thalita
Thalita Ramadhani Wiryawan membawa harapan bagi Indonesia. Atlet berusia 18 tahun itu tampil sebagai tunggal kedua di partai ketiga. Thalita menumbangkan pemain berpengalaman Sim Yu-jin dengan skor 21-19, 21-19. Padahal, ini adalah penampilan perdana Thalita di ajang Piala Uber.
“Meskipun tadi tim sudah ketinggalan, saya mau coba main dulu saja, mengeluarkan yang saya punya. Pelatih juga mengingatkan untuk nothing to lose. Rasa gugup pasti ada, tapi saya mencoba mengatur napas dan berteriak menyemangati diri sendiri. Alhamdulillah bisa menang,” tutur Thalita.
Kemenangan Thalita sempat memberi harapan agar laga berlanjut hingga partai kelima. Namun, ganda Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tak mampu melewati hadangan Jeong Na-eun/Kim Hye-jeong dengan skor 16-21, 18-21. Dilansir dari Inilah.com, Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan takluk 1-3 dari Korea Selatan. (P-*/wr)

