
Tiang monorel yang sudah terbengkalai lebih dari 20 tahun di Jalan Haji R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. (Dok/Disway)PRIORITAS, 7/1/26 (Jakarta): Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran hingga Rp100 miliar untuk membongkar 98 tiang monorel terbengkalai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menyampaikan pembongkaran beserta penataan kawasan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Totalnya semua sekitar Rp100 miliar,” ujar Heru di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/1/26).
Ia menjelaskan, dana Rp100 miliar itu tidak semata digunakan untuk membongkar tiang monorel, tetapi juga mencakup penataan ulang badan jalan serta trotoar di sepanjang koridor Rasuna Said.

Jadwal belum dipastikan
Saat ini, menurut Heru, penataan difokuskan terlebih dahulu di kawasan Jalan Rasuna Said. Sementara itu, jadwal penanganan tiang monorel di Jalan Asia Afrika belum dipastikan.
Heru menyebut penataan akan dilakukan di Jalan Rasuna Said sisi timur, mencakup jalur cepat, jalur lambat, hingga trotoar. Kawasan tersebut nantinya diseragamkan dengan Rasuna Said sisi barat yang lebih dahulu tertata.
“Sisi timurnya masih terkendala adanya tiang monorel. Makanya, akan kita rapikan jalannya yang Jalan Rasuna Said sisi Timur; jalur cepat, jalur lambat, dan trotoar akan kita tata. Nantinya hilang (pemisahnya). Sama seperti di sisi barat-nya,” jelasnya.
Setelah jalan bekas tiang monorel tersebut dihilangkan, nantinya kedua jalur tersebut akan menyatu. Dengan demikian, nantinya jalur tersebut hanya ada satu jalur busway dan tiga jalur reguler.
“Jadi kalau mau lihat jadinya seperti apa, lihat ke jalan di sebelahnya,” ucap Heru. (P-*r/Zamir Ambia)

