
Anggota Dewan Komisioner merangkap pelaksana tugas Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (3/2/26). (Courtesy of Antara)PRIORITAS, 4/2/26 (Jakarta): Stabilitas dan transparansi pasar modal Indonesia kembali menjadi perhatian setelah aparat hukum mengusut dugaan pelanggaran investasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya mendukung proses hukum demi menjaga kepercayaan investor dan memastikan ekosistem investasi tetap sehat.

Anggota Dewan Komisioner OJK sekaligus pelaksana tugas Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, menegaskan pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan sesuai aturan.
“OJK menghormati langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Hasan di Jakarta, Selasa (3/2/26).
Hasan menilai penindakan hukum menjadi bagian penting dalam memperkuat integritas sistem keuangan nasional. Langkah tersebut selaras dengan agenda reformasi tata kelola pasar modal.

“Sejalan dengan percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal, penegakan hukum merupakan bagian dari upaya menjaga integritas dan kepercayaan terhadap pasar modal agar dapat berjalan secara sehat, adil, dan berkelanjutan,” katanya.
OJK memastikan pengawasan aktivitas pasar modal terus diperkuat. Lembaga tersebut juga membuka koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pihak terkait agar pengawasan berjalan efektif.

